KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Anggota polisi Kampar nyambi jadi guru tanpa dibayar

Minggu, 27 November 2016 19:00 Reporter : Abdullah Sani
polisi di kampar nyambi jadi guru. ©2016 Merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Anggota Polisi dari Babinkamtibmas Desa Tapung Makmur Brigadir Imam yang sehari-hari berdinas di Polsek Tapung Hilir, melakukan kegiatan menyambangi desa-desa. Meski hal itu sebagai tugas dari negara yang harus dijalaninya, Imam malah menjadikannya sebagai rasa berbakti kepada negeri demi generasi penerus bangsa agar jadi cerdas.

Demi dunia pendidikan, Brigadir Imam melaksanakan proses belajar mengajar di SDN 012 Tapung Makmur kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar Riau, untuk memberikan Materi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

"Kegiatan belajar mengajar tersebut rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu agar para Siswa dan siswi juga dapat mengenal Polisi lebih baik dan dekat dengan Polisi," ujar Brigadir Imam kepada merdeka.com, Minggu (27/11).

Brigadir Imam melaksanakan kegiatan tersebut juga disambut hangat Kepala Sekolah tersebut Ahmad Sukardi (44). Imam menjadi guru untuk melakukan kegiatan proses belajar mengajar. Bahkan, Imam tidak memungut biaya alias gratis dalam menyumbangkan ilmunya kepada anak-anak di desa tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Imam sangat didukung Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata. Sebagai komandan, Edy mendukung segala kegiatan positif anggotanya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh para Babinkamtibmas yang langsung turun untuk melakukan Proses ngajar mengajar di sekolah tersebut," ujar Edy.

Suparno, salah satu wali murid mengaku senang dengan adanya polisi yang masuk ke desa-desa melakukan kegiatan di bidang pendidikan. Awalnya dia kaget, biasanya polisi identik dengan menangkap penjahat, kali ini polisi peduli dengan pendidikan.

"Ternyata polisi juga bisa menjadi guru, kami sangat berterima kasih kepada polisi yang berusaha membangkitkan semangat belajar anak-anak kami. Alhamdulillah tidak dipungut biaya," kata Suparno. [sau]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.