Aneka Kejutan di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Rabu, 23 Oktober 2019 11:39 Reporter : Syifa Hanifah
Aneka Kejutan di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin Menteri Kabinet Indonesia Maju. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi secara resmi memperkenalkan susunan kabinet Indonesia maju periode 2019-2024. Banyak nama-nama baru, namun tak sedikit pula orang lama yang masih menjabat sebagai menteri.

Ada beberapa menteri petahana yang diprediksi menjabat lagi, tapi faktanya tidak dipilih kembali oleh Jokowi. Ini beberapa kejutan saat pengumuman kabinet Jokowi:

1 dari 8 halaman

Susi Pudjiastuti Tak Jadi Menteri

Dari 38 nama menteri yang diumumkan Presiden Jokowi, rupanya tidak ada Susi Pudjiastuti yang merupakan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan. Padahal prestasi Susi selama menjadi menteri dinilai banyak pihak cukup mencolok dan baik.

Tak masuknya Susi menjadi trending topoic di twitter dengan hastag #WeWantSusi. Warganet pun mengeluhkan hal tersebut. Hingga saat ini, #WeWantSusi dan Bu Susi masih menjadi trending topic di twitter. #WeWantSusi telah dicuitkan sebanyak 57.300 kali, sementara Bu Susi sebanyak 14.800 cuitan.

"#WeWantSusi please pak @Jokowi," ujar akun bernama @JinYanXiaoGrizy, Rabu (23/10).

Hal senada juga banyak dicuitkan oleh akun lain. Bahkan, tak sedikit pula yang membubuhkan emoticon menangis dalam cuitannya. Sementara itu, akun @yusuf_dumdum membahas latar pendidikan dan kesuksesan Susi.

"Saat ibu @susipudjiastuti menerima gelar Doktor, beliau mengucapkan terima kasih kpd pak Jokowi sambil meneteskan air mata. Bayangkan, hanya sekolah sampai klas 2 SMA tp dipercaya jd menteri."

"Ada yg sekolah tinggi seperti oknum dosen tapi justru ingin merusak NKRI. #WeWantSUSI," tulisnya.

Adapun saat ini jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan kabinet Jokowi diisi oleh politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

2 dari 8 halaman

Menag Bukan dari NU

Selama ini posisi Menteri Agama identik dari kader Nahdlatul Ulama (NU). Jika dilihat dari sejarah beberapa kali NU menjabat sebagai Menteri Agama.

Sebelumnya Menteri Agama dijabat Lukman Hakim Saifuddin pada kabinet Jokowi periode pertama. Kemudian ada Suryadharma Ali era Presiden SBY kemudian ada Prof Dr Said Agil Husin Al Munawar era Presiden Gus Dur.

Namun, di era kedua kepemimpinan Jokowi, kursi Menteri Agama kini diduduki oleh Jenderal (Purn) Fachrul Razi.

3 dari 8 halaman

Menteri Pendidikan Bukan dari Muhammadiyah

Di periode kedua Jokowi kursi Menteri Pendidikan diisi oleh Nadiem Makarim. Sementara itu Muhadjir Effendy yang sebelumnya menjadi Menteri Pendidikan kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Menteri Pendidikan identik dengan kader Muhammadiyah. Sebab, Muhammadiyah yang memiliki banyak sekolah dan lembaga pendidikan konsen pada bidang itu. Sebelumnya Menteri Pendidikan di era periode pertama Jokowi, diisi kader Muhammadiyah seperti Muhadjir Effendy, Anies Rasyid Baswedan, yang menjabat di era Presiden SBY.

4 dari 8 halaman

Tito Jadi Mendagri

Secara mengejutkan Tito Karnavian mengundurkan diri sebagai Kapolri. Selepas tak menjadi Kapolri, Tito diangkat Presiden Jokowi sebagai Menteri Dalam Negeri menggantikan Tjahjo Kumolo yang kini menjabat sebagai Menpan RB.

5 dari 8 halaman

Menteri Agama dari Pensiunan Jenderal TNI

Untuk pertama kalinya Menteri Agama dijabat Jenderal (Purn) Fachrul Razi. Di periode kedua ini Jokowi memberi tugas kepada Fachrul Razi untuk mengurus pencegahan radikalisme. "Bapak Jenderal Fachrul Razi sebagai Menteri Agama," ujar Jokowi yang membacakan nama menteri sembari duduk di Tangga Istana Merdeka, Rabu (23/10).

"Ini untuk urusan berkaitan radikalisme, ekonomi keumatan dan terutama haji," kata Jokowi.

Fachrul Razi merupakan pria asal Aceh. Dia lahir pada 26 Juli 1947. Fachrul tertarik dalam dunia militer sehingga memutuskan untuk menempuh pendidikan di bidang militer. Fachrul Razi sekolah di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1970. Di militer dia sangat berpengalaman dalam bidang infanteri.

Beberapa posisi strategis di militer sempat diduduki oleh Fachrul Razi. Dia pernah menjadi Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad, kemudian Wakil Asisten Operasi KASAD, Kepala Staf Daerah Militer VII/Wirabuana dan Gubernur Akademi Militer (1996-1997).

Tak hanya itu, Fachrul juga sempat menjabat sebagai Asisten Operasi KASUM ABRI (1997-1998), lalu Kepala Staf Umum ABRI (1998-1999), dan Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan.

Pada tahun 1999-2000, Fachrul Razi menjabat sebagai Wakil Panglima TNI. Setelah pensiun dari tentara, Fachrul aktif di bidang bisnis dan sosial.

6 dari 8 halaman

Menko Polhukam dari Sipil

Mahfud MD baru saja dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Indonesia. Seperti diketahui kali ini Menko Polhukam dijabat dari kalangan sipil.

Sebelumnya Menko Polhukam selalu dijabat dari kalangan TNI. Seperti Wiranto, Luhut Panjaitan, Tedjo Edhy Purdijatno di era Presiden Jokowi. Di era Presiden SBY ada Djoko Suyanto dan Widodo Adi Sutjipto.

7 dari 8 halaman

Prabowo Jadi Menhan

Selanjutnya Presiden Jokowi menunjuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan Periode 2019-2024. Penunjukan Prabowo menjadi Menhan cukup mengejutkan.

Sebabnya, Prabowo merupakan rival Jokowi di pilpres 2014 dan 2019.

8 dari 8 halaman

ST Burhanuddin

Presiden Jokowi menunjuk Jaksa Agung baru dari internal Kejaksaan. Jokowi memperkenalkan ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung.

"ST Burhanuddin Jaksa Agung," kata Jokowi saat memperkenalkan kabinet periode kedua di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Ditunjuknya Burhanuddin menjadi Jaksa Agung cukup membuat publik penasaran. Sebab, sosok Burhanuddin belum dikenal banyak oleh publik.

Sebelumnya Jaksa Agung dijabat oleh Muhammad Prasetyo. Dia merupakan politikus Partai NasDem. [dan]

Baca juga:
Sosok Jaksa Agung ST Burhanuddin, Adik Politisi PDIP TB Hasanuddin
Mantan Wapres JK Pantau Pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Kediaman
Syahrul Yasin Limpo, Putra Pejuang Kemerdekaan yang Menjadi Menteri Pertanian
Hadiri Apel Perpisahan, Ryamizard Yakin Prabowo Paham Tugas Menhan
Surat Pamit Nadiem Makarim Jadi Menteri Jokowi, Singgung Modal Awal Berdirinya Gojek

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini