Ancam Ledakan Bom di Bank Majalengka, Pelaku Ternyata Hanya Bawa Plastik dan Kabel

Senin, 23 Mei 2022 20:07 Reporter : Aksara Bebey
Ancam Ledakan Bom di Bank Majalengka, Pelaku Ternyata Hanya Bawa Plastik dan Kabel borgol. shutterstock

Merdeka.com - Polisi memastikan tidak ada bom yang dibawa oleh pria misterius saat mengancam bom di bank kawasan Majalengka. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, ada masalah kejiwaan yang dialami oleh pria yang belum diketahui identitasnya itu.

"Bukan, bukan bom. Jadi sudah dicek oleh jibom, dan diperiksa, itu cuma plastik yang dikonstruksi seakan-akan seperti bom, ada kabelnya," kata dia.

"Pada saat diperiksa, ternyata plastik," ucap dia melanjutkan.

Ada dugaan pria tersebut mengalami masalah kejiwaan. Namun, pemeriksaan tetap berlanjut dan dia sudah ditahan.

"Nah kemudian dilakukan pemeriksaan, dari keterangan tersangkanya, dia menyampaikan stress dan karena (butuh) uang, jadi motifnya ekonomi," ucap dia.

"Iya diamankan, nanti dilakukan pendalaman dulu, sekarang ini sudah diperiksa di polres," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pria berpakaian hitam itu mendatangi bank di kawasan Leuwi Munding, Majalengka pada Senin (23/5) siang. Ia meminta uang Rp 30 juta kepada petugas bank. Jika tidak dituruti akan meledakkan bom.

Satpam bank sempat mengamankan dan mengikat pria tersebut di tiang gawang alun-alun, sebelum polisi datang dan melakukan pemeriksaan.

Baca juga:
Minta Rp30 Juta ke Bank Kawasan Majalengka, Seorang Pria Ancam Ledakkan Bom
Rampas Tas Ibu-Ibu & Bacok Warga, Perampok di Bandung Diamuk Massa hingga Tewas
Sembilan Begal Bersenjata Api Diringkus, Satu Pelaku Berperan Sebagai Pemodal
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Rampok Rp1,5 M Bersenpi Tewaskan 3 Orang
Beredar Video Rampok Rp1,5 Miliar Bersenpi Tewaskan 3 Orang, Begini Faktanya
Terjadi Lagi, Korban Begal Jadi Tersangka

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini