Anak Krakatau Mengalami Kegempaan Tremor, Zona Bahaya 5 Km dari Kawah

Kamis, 31 Januari 2019 08:50 Reporter : Ya'cob Billiocta
Anak Krakatau Mengalami Kegempaan Tremor, Zona Bahaya 5 Km dari Kawah Foto satelit Anak Krakatau. ©2019 Satellite image ©2019 DigitalGlobe, a Maxar

Merdeka.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami kegempaan tremor menerus sepanjang pengamatan hingga Kamis (31/1) dini hari.

"PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 30 Januari 2019, pukul 18.00 sampai dengan 24.00 WIB, Gunung Anak Krakatau mengalami kegempaan tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-3 mm (dominan 1 mm)," ungkap Staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, Windi Cahya Untung dalam laporannya.

Visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Gunung api di dalam laut dengan kedalaman 110 meter dari permukaan laut (mdpl).

Kondisi cuaca di sekitar Anak Gunung Krakatau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah utara dan timur laut. Suhu udara 27-28 derajat celsius, kelembapan udara 65-76 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (siaga), sehingga masyarakat atau wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini