Anak dan Suami Terjebak di Wamena, Warga Purwakarta Harapkan Bantuan Pemda

Kamis, 3 Oktober 2019 14:25 Reporter : Bram Salam
Anak dan Suami Terjebak di Wamena, Warga Purwakarta Harapkan Bantuan Pemda warga purwakarta minta keluarganya dipulangkan dari wamena. ©2019 Merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - Tomy Aditya dan Asep Maulana, dua warga Kebon Jahe, Kelurahan Nagri Tengah, Purwakarta dikabarkan terjebak di tengah kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua.

Keluarga Tomy dan Asep yang diketahui sebagai saudara ipar itu, berharap agar keduanya segera pulang.

Keluarga juga meminta bantuan kepada pemerintah khususnya Pemkab Purwakarta. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pihak keluarga sangat mengkhawatirkan kondisi keduanya di Wamena.

"Saya berharap pemerintah segera membantu kepulangan anak saya Tomi dan menantu saya Asep dari Papua agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga di rumah," ungkap orang tua Tomy dan Asep, Enung Suhaeni, Kamis (3/10).

Enung menyebutkan, tidak mengetahui pasti keduanya berada dimana, yang dia tahu mereka berdua berada di daerah berbeda. Tomi telah dievakuasi ke Jayapura, sementara Asep masih berada di sekitar Wamena.

"Tidak tahu pasti, tapi katanya mereka berada di pengungsian di daerah berbeda, saya mohon Ibu Bupati bisa membantu," ujar dia.

Sejauh ini Enung terus melakukan komunikasi untuk memastikan kondisi Tomy dan Asep.

Enung tak kuasa menahan tangis saat menceritakan lebih lanjut atas kondisi anak dan menantunya itu. Apalagi jika mendapat kabar di Wamena belum kondusif.

"Kalau komunikasi Alhamdulilah lancar, tapi saya sangat khawatir, saya pengen mereka bisa pulang," kata dia.

Tomy ke Papua mengabdikan diri sebagai PNS di salah satu sekolah dasar setelah sebelumnya mengikuti program tertinggal, terpencil, terluar (T3) sekitar 2014 lalu. Sementara Asep menyusul kakak iparnya itu ke Papua dan bekerja sebagai pelayan toko sejak Februari 2019.

Saat peristiwa itu terjadi, Tomy tengah ditugaskan ke luar Kota Wamena mengikuti pelatihan sebagai PNS. Karena sekitar Wamena diketahui mulai tidak kondusif Tomi bersama warga lainnya pun dievakuasi ke Jayapura oleh petugas.

Saat ini pun keduanya berpisah dan berada di dua daerah berbeda. Atas kondisi itu lah pihak keluarga sangat mengkhawatirkan mereka.

"Saya pengen suami saya cepat pulang karena situasi di sana tidak aman, paling tidak suami saya segera dievakuasi ke Jayapura agar bisa bertemu kang Tomi, dan kemudian segera di pulangkan ke rumah, saya berharap pemerintah segera mencari solusi untuk itu," ujar istri, Ratu Triana (24) Istri Asep. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini