Amokrane ditembak mati polisi, ini kata Menko Polhukam

Senin, 2 Mei 2016 22:48 Reporter : Faiq Hidayat
Amokrane ditembak mati polisi, ini kata Menko Polhukam Amokrane Sabet. ©AFP PHOTO/Sonny Tumbelaka

Merdeka.com - Polda Bali menembak Amokrane Sabet (49) karena sudah membunuh anggota polisi yang ingin mendeportasinya ke negara asalnya yaitu Prancis. Sebab, Amokrane sudah tinggal di Bali selama 3 tahun lalu.

Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan ikut berkomentar tentang hal ini. Menurut dia, polisi ingin memulangkan Amokrane yang disebut tinggal ilegal selama 3 tahun belakangan di Bali.

"Jadi ceritanya dia itu dideportasi setelah tinggal ilegal selama 3 tahun. Kemudian, dia bunuh polisinya, kemudian dia ditembak," kata Menko Polhukam Luhut di Kantornya, Jakarta, Senin (2/5).

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto menegaskan, langkah menembak mati Amokrane Sabet (49), warga negara Prancis, dilakukan Polsek Kuta Utara sesuai prosedur. Apalagi kejadian itu dianggap Amokrane membahayakan masyarakat.

"Dalam menangani sebuah tindakan yang dirasa itu sudah membahayakan warga, tentu dilakukan tindakan pengamanan. Saya rasa itu sudah sesuai dengan prosedur," kata Kapolda Bali di Mapolda Bali, Senin (2/5).

Dalam video dari kamera ponsel seorang warga yang tersebar luas, terlihat bagaimana bule berbadan kekar itu diberondong peluru. Polisi mendapat banyak cibiran atas kejadian itu.

Mereka dinilai emosional hingga melakukan penembakan secara bertubi-tubi ke tubuh Amokrane, yang sebelumnya sempat menikam anggota polisi hingga tewas.

Bahkan pada video itu terlihat polisi sempat menghentikan tembakan. Namun, dalam hitungan lebih kurang empat detik, mereka kembali lepaskan tembakan terakhir yang diperkirakan terkena di bagian kepala.

Secara terpisah, tim kedokteran forensik RSUP Sanglah menemukan empat luka tusukan senjata tajam di beberapa tubuh anggota polisi yang ditikam Amokrane. Di antaranya, luka tusuk pada pipi kanan, dua tusukan pada bagian dada dan satu tusukan di paha. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Amokrane Bule Onar
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini