Amien Rais Beberkan Pertemuan dengan Prabowo Usai Ratna Mengaku Dianiaya

Kamis, 4 April 2019 11:40 Reporter : Merdeka
Amien Rais Beberkan Pertemuan dengan Prabowo Usai Ratna Mengaku Dianiaya Amien Rais Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, dihadirkan sebagai saksi kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Di hadapan majelis hakim, Amien menceritakan awal mula dia mendapat kabar Ratna menjadi korban penganiayaan.

Amien mengaku pertama kali mengetahui kabar itu pada Selasa 2 Oktober silam setelah melihat pemberitaan salah satu media online dan YouTube. Dia kemudian berinisiatif menghubungi pihak Gerindra untuk memberi tahu Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

"Kemudian saya menghubungi teman-teman Gerindra, mau langsung beritahu Pak Prabowo. Apakah sudah tahu bawah salah satu tim Pemenangan Pilpres Ratna Sarumpaet dianiaya, sesuai pemberitaan di detik," kata Amien mengawali kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

Saat itu, katanya, Prabowo sudah mengetahui. Setelah itu, Amien mengetahui berniat membesuk Ratna di Lapangan Polo. Tepat pukul 15.00 Wib, Amien sudah tiba lebih dulu. Saat itu Ratna juga tampil bermasker. Di tempat itu juga hadir, Presiden KSPI Said Iqbal dan Nanik S Deyang.

"Keadaanya seperti tertekan bicara tidak lancar karena gangguan di rahang. Saya mengatakan mbak nggak usah bicara, tenang saja," katanya usai pertama kali melihat Ratna.

Beberapa saat kemudian tibalah Prabowo. Pada mereka yang hadir, Ratna mengatakan dianiaya di sekitar bandara di Bandung.

"Karena itu malam hari itu juga karena kaget lantas membuat press conference di Kertanegara. Saya mendamping ada ada enam dan tujuh orang dampingi. Tentunya imbauannya agar kasus Ratna mendapatkan penanganan yang adil sesuai proses hukum berlaku," katanya.

Usai jumpa pers malam itu, Amien mengaku lebih kaget lagi dengan penjelasan polisi bahwa Ratna tidak dianiaya melainkan pergi ke klinik perawatan wajah di hari dia mengaku dianiaya.

Keesokan harinya, tanggal 3 Oktober 2018, Amien kembali bertemu dengan Prabowo di Hambalang, Bogor.

"Jadi kejadiannya ini memang saya lantas memahaminya sulit," kata Amien Rais.

Sampai saat ini persidangan masih berlangsung. Amien juga menjelaskan saat pertemuan terjadi Ratna mengaku tak bisa banyak bicara dan giginya tanggal akibat dianiaya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini