Amankan tahun baru, polisi di Surabaya gandeng komunitas otomotif

Kamis, 31 Desember 2015 14:43 Reporter : Moch. Andriansyah
Amankan tahun baru, polisi di Surabaya gandeng komunitas otomotif Apel Operasi Ketupat 2014. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Di malam perayaan pergantian tahun di Surabaya, Jawa Timur, Sat Lantas Polrestabes Surabaya akan melibatkan klub-klub otomotif di Kota Pahlawan, Kamis (31/12). Bahkan, beberapa elemen masyarakat juga akan ikut dilibatkan untuk membantu pengamanan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Andre JW Manuputy mengatakan, beberapa elemen masyarakat itu dilibatkan untuk membantu evakuasi bila terjadi insiden. Sedangkan untuk klub-klub otomotif, tujuannya untuk mengurai kemacetan.

"Klub-klub otomotif itu seperti Forum Bikers Surabaya, Komunitas Pajero, CRV, dan beberapa klub lainnya," terang Andre.

Dia melanjutkan, "Dengan adanya kerja sama semacam ini, teman-teman biker, maupun komunitas otomotif lainnya, yang biasanya, di setiap malam perayaan tahun baru selalu menggelar konvoi, bisa memusatkan perhatiannya di sejumlah titik dan membantu polisi dalam hal pengamanan."

Sementara Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yan Fitri merinci, untuk pengamanan malam tahun baru pihaknya menerjunkan 2.643 personel yang ditempatkan di beberapa pintu masuk kota, seperti di perbatasan Surabaya-Sidoarjo di sisi selatan kota, Surabaya-Gresik di sisi utara dan Surabaya-Madura di sisi timur.

Tak hanya itu, sejumlah titik vital di Kota Pahlawan ini, juga akan mendapat pengawalan ketat, khususnya di Gedung Grahadi, yang akan dijadikan pusat perayaan Tahun Baru 2016 bersama Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

"Bagi masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru di Surabaya, tidak boleh membawa mercon (petasan) berdaya ledak besar. Kalau kembang api boleh. Bagi pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar, juga akan kita tindak, termasuk yang tidak memakai helm," tegasnya.

Yan Fitri juga mengatakan, selain mengerahkan kekuatan penuh untuk menjaga perbatasan dan sejumlah titik vital, pihaknya juga akan melakukan operasi besar-besaran untuk mengantisipasi tindak kejahatan.

"Bagi mereka yang membawa benda berbahaya, termasuk seperti petasan berdaya ledak besar akan kita tindak. Begitu juga mereka yang kedapatan membawa minuman keras," tegasnya. [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini