Amankan Demo, Polwan di Surabaya Bawa Poster 'Jangan Anarkis, Nanti Saya Ajak Ngopi'

Rabu, 2 Oktober 2019 14:33 Reporter : Erwin Yohanes
Amankan Demo, Polwan di Surabaya Bawa Poster 'Jangan Anarkis, Nanti Saya Ajak Ngopi' Amankan demo di DPRD Jatim, Polwan di Surabaya bawa poster. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Selain pasukan Asmaul Husna, polisi juga mengerahkan pasukan khusus yang membawa poster layaknya demonstran yang bertugas mengamankan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, Rabu (2/10). Namun tidak seperti para pendemo yang menyuarakan protes dalam poster, para polisi pembawa poster tersebut justru menyuarakan imbauan dengan kata-kata lucu.

Para polisi pembawa poster sebut didominasi para polisi wanita alias Polwan. Sejak belum ada para pendemo hingga datangnya para pendemo, para Polwan tersebut sudah berada diposisi barikade terdepan.

Mereka tak dibekali dengan senjata apapun. Para Polwan tersebut juga terlihat lebih banyak mengumbar senyum dan bahkan menerima ajakan berselfie para pendemo yang datang lebih awal.

Salah satu tulisan dalam poster yang dibawa Polwan adalah 'Ojo Anarkis Engko Bengi Tak Ajak Ngopi', artinya jangan anarkis, nanti malam saya ajak ngopi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya sengaja memerintahkan para Polwan pembawa poster tersebut dengan tujuan agar mereka dapat membawa kesejukan suasana saat demonstrasi berlangsung.

Ia pun menegaskan pentingnya faktor psikologi dalam suasana semacam ini. Cara menghadapi pendemo dengan Polwan pembawa poster ini pun diklaim baru yang pertama dan satu-satunya di Polda seluruh Indonesia.

"Ini (Polwan membawa poster), adalah inisiatif Kapolda Jatim, tidak ada di Polda lainnya. Kita berharap dengan adanya (Polwan bawa poster) ini, Polri akan membawa kesejukan. Faktor psikologi itu penting dalam rangka memajukan aspirasi agar sejuk. Coba diberikan tulisan itu kan enak," tegasnya, Rabu (2/10).

Sebelumnya, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan, setidaknya diperkirakan ada sekitar 5 ribu buruh akan turun ke jalan. Para buruh itu akan melakukan aksi di dua tempat, yakni Gedung DPRD Provinsi Jatim dan Kantor Gubernuran.

"Besok ada dua titik yang akan menjadi konsentrasi aksi massa. Kita sudah siapkan pengamanan," tegasnya, Selasa (1/10).

Ia menambahkan, untuk pengamanan massa aksi demo, pihaknya mengerahkan setidaknya 3 ribu personel gabungan dari RNI dan Polri. Untuk 'mendinginkan' suasana saat aksi besok, pihaknya juga akan mengerahkan pasukan khusus yang disebutnya sebagai pasukan Asmaul Husna.

Seperti demonstrasi sebelumnya, pasukan Asmaul Husna adalah pasukan yang khusus melantunkan nama-nama Allah saat aksi demo. Pasukan ini tidak dibekali persenjataan apapun saat menghadapi massa demo. Mereka hanya dibekali surban putih untuk polisi laki-laki dan hijab putih untuk polwan. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Demo
  2. Demo Buruh
  3. Surabaya
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini