KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Alumni 212 minta Komnas HAM investigasi kasus chat Rizieq & Firza

Jumat, 14 Juli 2017 15:22 Reporter : Ronald
Ustaz Sambo. ©2017 merdeka.com/ronald

Merdeka.com - Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo bersama puluhan massa mendatangi kantor Komnas HAM. Salah satu permintaan mereka agar komisi membentuk tim khusus terkait kasus Pimpinan FPI Rizieq Syihab-Firza Husein dan kasus pembacokan ahli IT ITB, Hermansyah.

"Kami minta Komnas HAM menginvestigasi khusus terkait kasus chat Firza yang mana saksi ahli (Hermansyah) seolah hendak dibungkam," ujarnya di lokasi, Jumat (14/7).

Menurutnya, kejadian tersebut sangatlah janggal. Sebab, Hermansyah dilukai saat ingin dijadikan saksi ahli dalam kasus Rizieq.

"Yang pertama kan Firza sudah mengatakan kalau dia (Hermansyah) saksi ahlinya saat dia disidangkan. Hermansyah terang-terangan membuka segala macam rekayasa di ILC, di Selasa malam itu kan dia terang terangan siapa di balik itu semua. Nah kita menduga ini pasti ada kaitan erat," jelasnya.

Selain itu, Sambo menyayangkan pernyataan dari pihak kepolisian yang menyebutkan kalau kejadian Hermansyah tak ada kaitannya dengan chat Rizieq dan Firza. Sebab, yang mempunyai keputusan hanyalah di pengadilan.

"Ya polisi harusnya jangan itu kan kesimpulan. Kesimpulan nanti di pengadilan dong. Makanya kita minta penyelidikan Komnas HAM membentuk tim investigasi yang independen untuk mengungkap itu," tandasnya. [did]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.