Alexander Marwata Pertanyakan Posisi Pimpinan KPK Jika Dewan Pengawas Dibentuk

Selasa, 1 Oktober 2019 15:27 Reporter : Merdeka
Alexander Marwata Pertanyakan Posisi Pimpinan KPK Jika Dewan Pengawas Dibentuk Alexander Marwata. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Alexander Marwata menjadi satu-satunya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terpilih untuk periode 2019-2023. Alex akan memimpin bersama Irjen Firli Bahuri, Nawawi Pamolango, Nurul Gufron, dan Lili Pantauli Siregar.

Sebagai pimpinan periode baru, Alex belum tahu bagaimana kelanjutan UU KPK yang sudah disahkan DPR. Termasuk soal bagaimana kerja pimpinan KPK setelah terbentuk dewan pengawas.

"Kalau direvisi itu kan pimpinan bukan penyidik, bukan penuntut, dan bukan penanggung jawab tertinggi,. Nah kita enggak tahu terus nanti peran pimpinan KPK apa, jangan-jangan jadi bawahannya dewan pengawas, itu juga enggak jelas," kata Alex di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/10).

Dalam kesempatan yang sama, Alex menilai pandangan skeptis sejumlah kalangan terhadap pimpinan KPK baru menjadi cambuk untuk dirinya bekerja lebih baik.

"Kalau bagi saya kekhawatiran publik, skeptisme publik itu baik buat pimpinan ya, artinya itu dorongan juga buat pimpinan untuk bekerja lebih baik," ujar dia.

Menurut Alex, kekhawatiran dari publik merupakan bentuk kepedulian yang diperlihatkan masyarakat terhadap KPK dan kinerja pimpinan lima tahun ke depan.

"Ya itu artinya harus ditunjukkan nanti dengan kinerja seperti itu. Enggak ada persoalan sebelumnya, saya juga begitu juga kan, skeptis, nanti akan jadi komisi pencegahan korupsi, tetapi penindakan kita nyatanya kan paling tinggi selama periode-periode sebelumnya, kan begitu," kata Alex.

Terkait dengan revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR, Alex menyatakan masih akan menunggu kelanjutannya. Terutama terkait dengan bagaimana kerja pimpinan KPK jika nantinya terbentuk dewan pengawas.

"Kalau direvisi itu kan pimpinan bukan penyidik, bukan penuntut, dan bukan penanggung jawab tertinggi, nah kita enggak tahu terus nanti peran pimpinan KPK apa, jangan-jangan jadi bawahannya dewan pengawas, itu juga enggak jelas," kata dia.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini