Alat Pelindung Diri di Garut Habis, Kemenkes Minta Pemprov Penuhi Kekurangan Stok

Selasa, 10 Maret 2020 16:46 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Alat Pelindung Diri di Garut Habis, Kemenkes Minta Pemprov Penuhi Kekurangan Stok Ruang isolasi pasien corona di RSUP Persahabatan. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto menjelaskan beberapa daerah sempat alami kekurangan stok alat pelindung diri (APD). Namun, ia menegaskan agar pihak Kabupaten/Kota meminta penyediaan stok kepada Provinsi.

"Betul APD ada yang kekurangan, kita lihat APD saja, kita sudah ingatkan di daerah bahwa stok nasional, sudah disiapkan di Provinsi, tolong minta ke Provinsi, tapi kita juga mengingatkan tolong Provinsi kontrol yang di daerah," kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).

Dia mencontohkan seperti kasus di RSUD dr Slamet Garut yang sempat habis APD. Yuri mengklaim alat pelindung tersebut sudah tersedia di Provinsi.

"Kemarin itu yang terjadi seperti itu, seperti di daerah menggunakan jas hujan dan dilakban padahal Provinsi masih ada," ungkap Yuri.

Sebab itu, Yuri meminta agar seluruh pihak provinsi, kabupaten dan kota untuk melakukan koordinasi dengan baik. Sebab alat logistik kata dia sudah ada dalam pemantauan Direktorat Jendral Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes.

Dia pun menepis kabar Indonesia mengalami kekurangan PCR (Polymerace chain reaction). Yuri menegaskan saat ini pihak Kemenkes memiliki stok yang memadai.

"Di Kemenkes, kita masih memiliki stok pemeriksaan ini, PCR ini, datang lagi 10.000 unit yang lama masih ada 500 lebih, sisanya sekarang datangkan lagi 10.000 lebih. Jadi tidak benar kita tidak punya itu, tidak benar kalau tidak punya itu," ungkap Yuri.

Baca Selanjutnya: Perawat Pasien Suspect Corona di...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini