Alasan Tujuh Tersangka Rusuh Papua Dititipkan di Polda Kaltim

Kamis, 10 Oktober 2019 12:55 Reporter : Saud Rosadi
Alasan Tujuh Tersangka Rusuh Papua Dititipkan di Polda Kaltim Ilustrasi penjara. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Tujuh tersangka kerusuhan Papua sudah mendekam lima hari ini mendekam di Rutan Polda Kalimantan Timur di Balikpapan. Tidak ada perlakuan khusus bagi tujuh orang tersangka perusuh itu.

"Iya, kami terima dari hari Jumat tanggal 4 Oktober ya. Tahanan Polda Papua, untuk sementara dipindahkan ke Rutan Polda Kaltim," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (10/10).

Ade menerangkan, dari koordinasi, saat ini penyidik Polda Papua terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para tersangka, jelang persidangan.

"Tahanan itu kan sama dengan diamankan. Mungkin alasannya Polda Kaltim lebih aman. Kapan dan di mana sidangnya, kami belum dapat info itu," ujar Ade.

"Kewenangannya, ada di penyidik Polda Papua. Soal ada tidaknya kuasa hukum mendampingi 7 tahanan itu, teknisnya Polda Papua yang akomodir. Tapi sejauh ini, belum ada informasi itu (7 tersangka didampingi kuasa hukum," tambah Ade.

Ade juga memastikan, di Rutan Polda Kaltim, tujuh tahanan itu diperlakukan sama dengan tahanan lain. "Tidak ada yang istimewa," ucap Ade.

Diketahui, Polda Papua memindahkan 7 tersangka kerusuhan di Papua, ke Rutan Polda Kaltim. Pemindahan dilakukan sambil menunggu persidangan di pengadilan. Keterangan diperoleh, pemindahan itu mengacu pada surat Ditreskrimum Polda Papua bernomor : B/816/X/RES.1.24/2019/Ditreskrimum tertanggal 4 Oktober 2019.

Tujuh orang yang dipindahkan penahanannya ke Rutan Polda Kalimantan Timur, hingga menunggu penetapan pengalihan tempat persidangan dari MA itu adalah Buktar Tabuni, Agus Kosay, Fery Kombo, Alexander Gobay, Steven Itlay, Hengki Hilapok dan Irwanus Uropmabin.

"Itu masalah teknis saja. Karena kelompok KNPB (Komite Nasional Papua Barat) bersama KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), sebagai dalang kerusuhan di Papua," kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (7/10). [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini