Alasan Penahanan Setya Novanto Dikembalikan ke LP Sukamiskin

Selasa, 16 Juli 2019 19:11 Reporter : Aksara Bebey
Alasan Penahanan Setya Novanto Dikembalikan ke LP Sukamiskin Setya novanto diperiksa kpk PLTU Riau. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Terpidana kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto, dipulangkan kembali ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin. Sejak Minggu (14/7) malam, Novanto sudah berada di Sukamiskin usai menjalani masa sanksinya dengan dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur, Bogor akibat pelesiran keluar Lapas.

Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto, menyebut pemindahan Setya Novanto berdasarkan surat keputusan dari Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat. Ada beberapa pertimbangan yang mendasari keputusan tersebut.

"Ada perubahan perilaku yang baik selama di rutan. Perilaku baik ini dinilai dari assessment oleh assessor yang berasal dari Bapas Bogor," katanya di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Selasa (16/7).

Selain itu, Setya Novanto berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi melanggar aturan pemeriksaan kesehatan dengan mengelabui petugas dan pergi tanpa pengawalan.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris, mengungkapkan selain pertimbangan perubahan perilaku dan nilai assesment sudah medium, faktor kesehatannya pun tak lepas dari penilaian.

"Yang bersangkutan juga mengidap banyak penyakit komplikasi, untuk di Bandung kan mudah sekali (mendapat penanganan). Gunung Sindur itu khusus untuk (napi) teroris dan bandar narkoba, jadi hanya (tersedia fasilitas kesehatan) terapi saja," terangnya.

Selama di Gunung Sindur, Setya Novanto bisa mengikuti aturan ketat yang diterapkan petugas. Meski demikian, ia kerap ketakutan dan tidak bisa beristirahat dengan tenang.

Ketakutan yang dialami Setya Novanto lebih karena faktor psikologis. Tidak ada ancaman dari narapidana yang lain.

"Selama seminggu dia kan ketakutan terus. Seperti gak bisa tidur, takut. Ya mungkin pemikiran dia aja kan kelompok dan komunitas beda," terangnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini