Alasan Pemkot Samarinda Pindahkan Balai Kota ke Dekat Bandara

Senin, 2 September 2019 17:09 Reporter : Saud Rosadi
Alasan Pemkot Samarinda Pindahkan Balai Kota ke Dekat Bandara Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. ©2017 merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Pemkot Samarinda berencana memindahkan pusat kantor Balai Kota, ke dekat Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, di kawasan Sungai Siring, utara kota Samarinda. Rencana itu bukan hal baru, yang bertujuan untuk pengembangan kota di masa mendatang. Bahkan, Pemkot juga memastikan merevisi tata ruang kota, seiring Samarinda menjadi kota penyangga ibu kota negara (IKN).

"Sehingga jadi magnet agar kota itu berkembang," kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang yang ditemui di DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (2/9).

Menurut Jaang, rencana pemindahan Balai Kota dan pusat pemerintahan, bukan hal baru yang disiapkan Pemkot. "Kita tahu saat sekarang, Balai Kota dari dulu diwacanakan untuk pindah. Sehingga, bisa mengurangi keruwetan, dan juga menambah pengembangan kota sebenarnya," ujar dia.

Bicara terkait Samarinda yang tidak hanya sebagai ibu kota provinsi, melainkan juga ke depannya sebagai kota penyangga ibu kota negara, Jaang memastikan Pemkot bakal melakukan revisi tata ruang.

"Pasti lah. Kalau tata ruang provinsi kan dari pemerintah pusat. Pasti kita sambut (melakukan revisi tata ruang kota Samarinda). Karena itu, yang kena dampak (dari pembangunan kota Samarinda sebagai kota penyangga), mungkin di kawasan pinggiran," ungkap Jaang.

Jaang juga tidak menampik, dalam revisi tata ruang kota Samarinda, bakal memerlukan banyak lahan menyesuaikan beban kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi, sekaligus sebagai salah satu kota penyangga ibu kota, selain kota Balikpapan. "Pasti lah (revisi tata ruang). Kita tata ruang yang juga laki kita persiapkan," demikian Jaang.

Diketahui, terkait rencana pemindahan pusat pemerintahan Balai Kota Samarinda saat ini di Jalan Kesuma Bangsa, Pemkot melakukan penyusunan Detail Engineering Design (DED) mulai tahun 2020 mendatang. Lokasi perkantoran atau balai kota baru, bakal menempati areal seluas 100 hektare di dekat Bandara APT Pranoto.

"Tahun depan dilakukan DED-nya, ada 100 hektare. Lahannya, 25 hektare hibah masyarakat, dan 75 hektare untuk relokasi dari provinsi dan pemerintah pusat," kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, belum lama ini. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini