Alasan Kondisi Ekonomi, Pemkot Surabaya Perbolehkan Pusat Elektronik Buka

Kamis, 21 Mei 2020 21:34 Reporter : Fikri Faqih
Alasan Kondisi Ekonomi, Pemkot Surabaya Perbolehkan Pusat Elektronik Buka Ilustrasi konter HP. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pusat perbelanjaan barang elektronik di Kota Surabaya, Jawa Timur, bisa buka kembali menjelang Lebaran selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II. Namun syaratnya, mereka harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya, Lutifiyah mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat dengar pendapat terkait kondisi perekonomian di Surabaya selama pandemi. Adapun rapat tersebut digelar bersama Gugus Tugas, Satpol-PP, Bagian Hukum, Perekonomian, Perdagangan, dan Linmas Kota Surabaya, melalui teleconference pada Rabu (20/5).

"Hasil rapat, pusat perbelanjaan elektronik diizinkan buka, seperti WTC (World Trade Center)," katanya seperti dilansir dari Antara, Kamis (21/5).

Meski demikian, dia mengungkapkan, semua pihak, baik penjual maupun pembeli harus disiplin dan tertib menjalankan protokol kesehatan. Tentunya, di depan pintu masuk pusat perbelanjaan elektronik harus disiapkan penjagaan ketat.

"Jadi yang masuk harus memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Itu arahan kami," ujarnya.

Menurut Luthfiyah, pertimbangan dan kebijakan ini diambil karena semua belum mengetahui kapan virus Corona ini berhenti.

"Kalau lama semua akan susah juga, untuk itu ekonomi harus tetap berjalan meskipun agak melemah karena ada wabah ini. Tetapi perekonomian tidak boleh mati," terangnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya terus memantau dan mengawasi pusat perbelanjaan di Kota Surabaya selama PSBB dan jelang Lebaran.

"Kami selalu mengingatkan pemilik toko untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan, kami juga mengingatkan para pengunjung untuk selalu pakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun," katanya.

Dia menerangkan, personel PPB Linmas dan Satpol PP disebar ke berbagai mall seperti Tunjungan Plaza, Grand City, Pakuwon Super Mall, Delta Plaza Surabaya, BG Junction, dan beberapa lainnya.

"Setiap mall itu berbeda-beda penanganannya, tapi intinya kami sosialisasi dan memberikan imbauan kepada pengelola dan pengunjung mal terkait pelaksanaan PSBB Tahap II di Kota Surabaya," tutupnya. [fik]

Baca juga:
Ini Aturan Naik Pesawat Komersil Selama PSBB
Regulasi PT KAI Bagi Calon Penumpang Kereta Api
Langgar PSBB, 327 Warkop di Surabaya Raya Disegel
Identitas Pemilik Mobil Camry yang Langgar PSBB dan Adu Fisik dengan Petugas
Hari Kenaikan Yesus, GPIB Effatha Gelar Ibadah Secara Online
Menteri Suharso: Pemerintah Belum Menyatakan Ada Pelonggaran PSBB

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini