Alasan Dinkes Sleman Ajak Dr Tirta Vaksinasi Corona, Pernah Viral dan Kontroversial

Rabu, 13 Januari 2021 19:43 Reporter : Purnomo Edi
Alasan Dinkes Sleman Ajak Dr Tirta Vaksinasi Corona, Pernah Viral dan Kontroversial Distribusi Vaksin Covid-19 di Puskesmas Cilincing. ©2021 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Dokter Tirta Mandira Hudi akan menjalani vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sleman. Dr Tirta dijadwalkan akan menerima vaksin Sinovac pada Kamis (14/1). Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo menerangkan untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 di Sleman akan dilakukan Kamis (14/1), dengan diikuti 10 pejabat dan tokoh publik.

Joko menyebut 10 orang ini adalah Bupati Sleman, Sekda, Kajari, Dandim 0732 /Sleman, Kapolres Sleman, Kajari, Kepala Kemenag dan Ketua DPRD Sleman dan Tirta.

Joko mengakui Dinkes Sleman sempat menghubungi Tirta untuk melakukan vaksinasi di Sleman. Tawaran dari Dinkes Sleman, kata Joko, disambut baik oleh Tirta.

"Dr Tirta ini kan viral di mana-mana. Pendapatnya sering kontroversial termasuk masalah vaksin. Termasuk ketika awal-awal Covid dulu," kata Joko, Rabu (13/1).

"Nah ini banyak dibaca orang, banyak diikuti orang. Nah ini kita pilih dan kebetulan beliau kita hubungi dan beliau menerima dengan baik tawaran kita," sambung Joko.

Joko menambahkan Dinkes Sleman menyiapkan 52 fasilitas kesehatan (faskes) untuk vaksinasi tahap pertama ini. Faskes ini terdiri dari rumah sakit, puskesmas maupun klinik.

"Ada 52 Faskes (yang disiapkan Dinkes Sleman). Terdiri dari 25 Puskesmas, 24 rumah sakit. Jadi dari 27 rumah sakit di Kabupaten Sleman 24 menyatakan kesediaannya, ditambah 3 klinik," urai Joko. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini