Akun Facebook atas nama Amokrane minta maaf sudah buat onar di Bali

Selasa, 3 Mei 2016 12:55 Reporter : Yulistyo Pratomo
Akun Facebook atas nama Amokrane minta maaf sudah buat onar di Bali Amokrane Sabet. ©facebook.com/amokrane sabet

Merdeka.com - Polisi menembak mati bule pembuat onar, Amokrane Sabet. Tindakan tersebut diambil karena Sabet tak hanya membahayakan petugas, tapi juga telah menewaskan Brigadir AA Sudiarta yang ikut melakukan penangkapan.

Anehnya, meski sudah meninggal dunia, akun Facebook Amokrane tetap aktif. Bahkan, dalam akun ini ditulis pesan terakhir yang meminta maaf atas kesalahan dan perbuatan yang dilakukannya.

Dari pantauan merdeka.com, Selasa (3/5), status tersebut diunggah 2 Mei 2016 pukul 19.41 WIB. Sementara, Amokrane tewas ditembak petugas sekitar pukul 09.39 WIB.

"Apa lagi yang harus saya katakan? Semua sudah berakhir, apa yang saya lakukan mungkin diluar kuasa saya. Saya meminta maaf kepada siapa pun yang merasa terganggu," tulis akun tersebut dalam bahasa Inggris.

Sebelum tewas, Amokrane menuliskan beberapa kali membuat status soal agama dan hari penghakiman pada 1 Mei. Tak hanya itu, dia juga menyebut diri sebagai utusan Tuhan untuk menyampaikan peringatan-peringatan kepada umat manusia dan menyebut diri sebagai Mesias.

Tak diketahui apakah benar akun tersebut dikelola secara pribadi oleh Amokrane. Beberapa netizen curiga akun tersebut kembali dibuat karena ponsel pribadinya sempat dicuri.

Dalam akun tersebut, tak sedikit warga Bali yang mengungkap kekesalannya. Berbeda dengan Indonesia, rekannya justru membela dan menuding pemerintah Indonesia telah melakukan tindakan kriminal dengan membunuhnya. [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini