Aktivitas Jenderal (Purn) Badrodin Haiti isi masa pensiun

Rabu, 9 Agustus 2017 14:31 Reporter : Nur Habibie
Aktivitas Jenderal (Purn) Badrodin Haiti isi masa pensiun Badrodin Haiti. ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Mabes Polri menggelar acara wisuda Purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) Polisi di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan. Jenderal Purnawirawan Badrodin Haiti menjadi satu dari 44 wisudawan.

Badrodin mengaku usai menyerahkan tongkat komando Tribrata 1 kepada Jenderal Tito Karnavian, hari-harinya diisi dengan sejumlah kegiatan sosial. Ia menilai mengabdi kepada masyarakat tak hanya bisa dilakukan saat menjadi polisi aktif.

"Oh enggak, masih banyak di luar. Tidak harus di institusi Polri kan," ujar Badrodin usai mengikuti acara wisudawan Pati Polri di gedung PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (9/8).

"Ya kita kerja sosial. Saya membina anak-anak melalui bela diri," ujarnya.

Saat acara pelepasan 44 wisudawan Pati Polri, dirinya bersamaan dengan Pati Purnawirawan Polri lainnya keluar gedung diiringi musik dan juga disambut oleh anggota Polri lainnya dengan menggunakan pedang pora.

Sebelum meninggalkan gedung PTIK, para Pati ini berjalan di atas karpet merah dan langsung menuju ke depan stadion PTIK. Di sana, mereka langsung disambut oleh anggota Polri lainnya dengan dihujani bunga melati dan juga beberapa petasan.

Badrodin pun merasa terkejut dengan gelaran acara wisuda purnawirawan kali ini. ia berharap tradisi serta inovasi tersebut tetap dipertahankan.

"Ya sangat tergantung, kalau ada inovasi baru yang lebih bagus ya silakan," tandasnya.

Karir pria lulusan Akpol 1982 ini terbilang moncer. Ia pernah menjabat sebagai Kapolda Banten, Kapolda Sulawesi Tengah dan Kapolda Sumatera Utara. Kemudian, setelah menjabat Kapolda Jatim selama tujuh bulan Badrodin ditarik ke Mabes Polri dan menjabat Koorsahli Kapolri.

Setelah itu, ia menjabat Wakapolri menggantikan Komjen Oegroseno yang memasuki masa purna. Seiring berjalan waktu, tongkat komando Tribrata 1 yang dipegang Jenderal Sutarman beralih ke Badrodin yang ketika itu menjadi orang nomor dua di Korps Bhayangkara.

Pergantian tongkat estafet ketika itu pun sempat menuai kontroversi. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Badrodin Haiti
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini