Aksi 'Rantai Manusia' Pegawai KPK Tolak Revisi UU KPK

Jumat, 6 September 2019 14:41 Reporter : Merdeka
Aksi 'Rantai Manusia' Pegawai KPK Tolak Revisi UU KPK Tolak Revisi UU KPK. ©2019 Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Merdeka.com - Pegawai KPK memenuhi lobi Gedung KPK dan membuat rantai manusia. Aksi itu sebagai tanda KPK tidak boleh dimasuki oleh Calon Pimpinan yang tidak berintegritas.

Mereka mengenakan pakaian serba hitam. Warna itu merupakan simbol duka atas kondisi KPK yang berada di ujung tanduk lantaran revisi UU KPK.

"Kita di sini sama-sama berjuang untuk melawan pelemahan terhadap perlawanan korupsi," kata anggota Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap, Jumat (6/9).

©2019 Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Pegawai KPK menegaskan akan melawan upaya-upaya pelemahan KPK. "Kalau ada yang berusaha mengacaukan upaya pemberantasan korupsi, hanya ada satu kata, lawan," teriaknya.

Para pegawai juga membawa payung berwarna hitam dan putih bertuliskan 'Tolak Revisi UU KPK' dan 'Revisi UU KPK: Makin Sempurna Pelemahan KPK'.

©2019 Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Sebelumnya, wadah pegawai (WP) KPK menyampaikan 9 poin draft revisi UU KPK yang ditolak yaitu:

1) Independensi KPK terancam
2) Penyadapan dipersulit dan dibatasi
3) Pembentukan Dewan Pengawas yang dipilih oleh DPR
4) Sumber Penyelidik dan Penyidik dibatasi
5) Penuntutan Perkara Korupsi Harus Koordinasi dengan Kejaksaan Agung
6) Perkara yang mendapat perhatian masyarakat tidak lagi menjadi kriteria
7) Kewenangan Pengambilalihan perkara di Penuntutan dipangkas
8) Kewenangan-kewenangan strategis pada proses Penuntutan dihilangkan
9) Kewenangan KPK untuk mengelola pelaporan dan pemeriksaan LHKPN dipangkas.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Revisi UU KPK
  2. KPK
  3. DPR
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini