Aksi Aktivis di Medan Pasang Spanduk Tolak Revisi UU KPK saat Rapat DPRD Sumut

Senin, 9 September 2019 15:51 Reporter : Yan Muhardiansyah
Aksi Aktivis di Medan Pasang Spanduk Tolak Revisi UU KPK saat Rapat DPRD Sumut Aktivis Bentangkan Spanduk di Ruang Rapat DPRD Sumut. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Penolakan terhadap revisi UU KPK terus berlanjut. Aktivis di Kota Medan menyuarakan penolakannya di kantor DPRD Sumut, Senin (9/9).

Tiga pemuda masuk ke dalam ruang paripurna. Mereka naik ke balkon, lalu membentangkan spanduk bertuliskan: 'Tolak Revisi UU KPK, Capim KPK Bermasalah' saat rapat tengah berlangsung.

Tak hanya memasang spanduk, ketiganya juga menyanyikan lagu 'Padamu Negeri' sembari mengangkat tangan kiri. Aksi ketiga pemuda itu mengejutkan anggota Dewan dan petugas keamanan. "Tolong ditertibkan. Ini sudah mencederai rapat kita," teriak seorang anggota Dewan.

Namun Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman, yang memimpin sidang, tidak mempersoalkannya. "Sudah biarkan. Itu penyampaian aspirasi," ucapnya.

Sementara, petugas pengamanan gedung langsung bertindak. Mereka naik ke balkon, lalu mengambil spanduk hitam yang dipasang. Ketiga pemuda pun diminta keluar dari gedung.

Salah seorang peserta aksi, yang juga anggota Korsub dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Maswan Tambak, menegaskan, revisi UU KPK merupakan bentuk pelemahan lembaga antirasuah yang sangat sistematis. "Kami secara tegas menolak rencana revisi UU KPK ini," ungkap Maswan.

Dia mengaku kecewa dengan upaya DPR RI merevisi UU KPK. Selain itu, mereka juga meminta agar Capim KPK yang bermasalah itu ditolak.

Sementara, Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman, mengapresiasi aspirasi itu. "Walaupun mereka datang tidak dalam posisi yang tepat menurut kawan-kawan, tapi saya atas nama DPRD Sumut saya berterima kasih, karena ada informasi penting yang disampaikan ke DPRD Sumut ini bahwa mereka menolak adanya rencana revisi UU KPK," kata Politisi Golkar itu. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Revisi UU KPK
  2. KPK
  3. Aktivis
  4. Medan
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini