Akhiri paceklik emas sejak 2002, Menpora bangga atlet tenis di Asian Games

Minggu, 26 Agustus 2018 11:12 Reporter : Ibnu Fauzi
Atlet Tenis meraih emas di Asian Games 2018. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menpora Imam Nahrawi merasa bangga dan bersyukur di mana tiga cabang olahraga yang ditandingkan di Olimpiade, kontingen Indonesia sukses meraih medali emas di Asian Games 2018. Di antaranya tenis, dayung dan climbing.

Mereka telah berjuang luar biasa dan all out, yang belum berhasil meraih emas jangan pernah patah arang masih ada hari esok untuk Ibu Pertiwi," kata Menpora usai menyaksikan partai final cabang olahraga tenis lapangan di Tennis Court Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/8).

Melihat cabang tenis yang berhasil mempersembahkan medali emas, Menpora mengapresiasi perjuangan para pengurus tenis, atlet, pelatih dan pendukung yang luar biasa. Mengingat cabor tenis tidak ditargetkan untuk meraih emas.

Sudah lama sejak 2002 kita tunggu medali emasnya, dan sekarang pecah telor medali emasnya karena dukungan kita semua," tambahnya.

Atlet Tenis meraih emas di Asian Games 2018 2018 Merdeka.com



Dalam partai final tenis ganda campuran ini Indonesia menurunkan Christoper Rungkat/Aldila Sutjiadi. Keduanya turut menambah medali emas ke-10 untuk kontingen Indonesia usai mengalahkan Kumkhum Luksika/Ratiwatana Sonchat dari Thailand.

"Mereka keren banget bisa mengalahkan pemain ganda campuran Thailand yang lebih senior, tidak ada yang tidak mungkin dan mereka membuktikannya selamat kepada Christo dan Aldila," kata Menpora.

Sudah kompak sejak awal

Sementara itu, Aldila merasa senang dan bangga dapat menyumbang medali emas. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, teman dan pelatih yang sudah mendukungnya. Menurutnya, tanpa mereka, dirinya belum tentu dapat mendapatkan medali dan berkarier seperti sekarang.

"Saat dipasangin sama Chris kita berdua sudah ngerasa cocok dan klik lah dengan gaya bermain masing-masing dan cukup bagus untuk pertama kali main, ujarnya

Aldila berharap ke depannya dapat terus berprestasi. Sejumlah target yang ingin dicapai di antaranya, dapat bertanding di ganda campuran Olimpiade 2020, meningkatkan peringkat double dan bisa bermain di Grand Slam.

"Senang akhirnya tenis bisa mengakhiri masa paceklik medali emas di Asian Games setelah beberapa tahun saya dan Aldila bangga, kita bermain lepas hari ini, saya di depan dan Aldila di base line sampai final semua strategi berjalan baik, sempet kecolongan di set kedua tapi bisa kembali bagus," tambah Chris.

Ketua Umum PB Persatuan Tenis Lapangan Indonesia, Rildo Ananda Anwar sebelumnya meyakini bahwa anak asuhannya akan meraih medali apapun itu.

Saya yakin meraih medali bukan medali emas ya, tapi nyatanya alhamdulillah malah emas terlebih mereka sejak awal dipasangkan terlihat kompak dan menyatu jadi saya yakin medali (dapat)," katanya. [paw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini