Ajukan Banding, Tim Kuasa Hukum Tegaskan Kasus Ahmad Dhani Beda dengan Ahok

Kamis, 31 Januari 2019 13:32 Reporter : Merdeka
Ajukan Banding, Tim Kuasa Hukum Tegaskan Kasus Ahmad Dhani Beda dengan Ahok Tim kuasa hukum Ahmad Dhani. ©Liputan6.com/Ratu

Merdeka.com - Tim kuasa hukum Ahmad Dhani resmi mengajukan memori banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketua Dewan Penasihat Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Hisar Tambunan berharap, saat proses banding Ahmad Dhani bisa dibebaskan.

"Kami yakin dalam proses banding nanti, banding kami akan diterima, kami sangat yakin. Karena kami melihat begitu banyak miss dalam pertimbangan majelis hakim tingkat Pengadilan Negeri Jaksel ini," tutur Hisar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (31/1).

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa banding ini diajukan. Ia memastikan, pihaknya melihat pertimbangan majelis hakim tidak melihat pada fakta-fakta yang ada.

"Tidak mereferensikan kepada yurisprudensial yang ada, apalagi doktrin. Jadi kami lihat begitu banyak kelemahan, yang seharusnya kami yakini Ahmad Dhani itu bebas," tukasnya.

"Kami tak ada yang kami takuti, justru karena kami yakin kalau kami benar, tidak melakukan suatu kesalahan, maka setelah kami berembuk bersama Ahmad Dhani, kami yakin, kami optimis, hingga kami nyatakan hari ini banding," tuturnya.

Selain itu, Hisar juga tidak setuju dengan pemindahan Ahmad Dhani ke Surabaya.

"Keluarga keberatan apabila Mas Dhani dipindah ke sana, pertimbangannya ada sisi kemanusiaan di mana kami merasa kami berharap bahwa cukuplah Mas Dhani yang dihukum, jangan keluarga ikut dihukum. Kenapa keluarga dihukum, dengan Mas Dhani pindah ke sana maka keluarga untuk akses ketemu berinteraksi, berkomunikasi jadi tertutup," tandasnya.

Hisar menegaskan, banding ini diajukan bukan karena pihaknya tidak dapat menerima hukuman. Namun, pihaknya ingin agar proses hukum berjalan sesuai koridor berdasarkan fakta yang ada, sehingga tidak ada lagi orang yang merasa teraniaya.

"Ya kami enggak tahu ada misteri apa, sehingga majelis hakim memutuskan seperti itu ya. Karena dari fakta yang ada sudah sangat yakin harusnya bebas, tidak ada yang disalahkan, siapa korban juga kita enggak tahu, di mana letak menistakannya juga, kami enggak mengerti, mana hoaksnya apalagi," lanjut Hisar.

Sementara pengacara Ahmad Dhani yang lain, Hendarsam Marantoko menyatakan, hal ini pun berbeda dengan kasus yang dialami Ahok.

"Ahok tidak banding karena mrerasa bersalah, itu masalahnya, jadi ini enggak bisa apple to apple dengan Pak Ahok, jadi dia sudah mengakui dia adalah seorang penista agama sehingga dia tidak melakukan banding," pungkas Hendarsam.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini