AJB dan SHM tak diserahkan, pembeli ruko gugat pengembang properti

Reporter : Masfiatur Rochma | Selasa, 10 Januari 2017 13:50
AJB dan SHM tak diserahkan, pembeli ruko gugat pengembang properti
Halim menunjukkan surat gugatan. ©2017 merdeka.com/masfiatur rochma

Merdeka.com - Pengembang properti terkenal di Kota Surabaya, PT Surya Bumimegah Sejahtera digugat salah seorang pembelinya, Roesmin Harjanto. Penggugat menduga pihak perusahaan melakukan penipuan surat ataupun sertifikat tanah kepada customer.

Dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya, pihak PT Surya Bumimegah Sejahtera tidak hadir. Akhirnya sidang ditunda, dan dilanjutkan pekan depan.

"Ini sidang karena tidak dihadiri tergugat, maka batal dilakukan. Dan dilanjutkan minggu pekan depan," terang Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Sigit Sutriono saat memimpin persidangan di PN Surabaya, Selasa (10/1).

Menurut salah seorang kuasa hukum Roesmin Harjanto, yakni Halim Darmawan, dasar gugatan yang dilakukan karena kliennya sudah melakukan transaksi perjanjian jual beli ruko sebanyak 1 unit, ukurannya 5 x 15,5 meter persegi yang terletak di Jalan Raya Darmo Permai III, Surabaya.

Di mana dalam surat perjanjian tersebut, kliennya sudah melakukan pembayaran secara tunai secara bertahap dari tanggal 5 Oktober 2010 hingga tanggal 13 Oktober 2012, hingga totalnya mencapai sebesar Rp 1.150.000.000. Setelah itu, pada tanggal 12 Desember 2012, dilakukan serah terima ruko, antara pengembang dengan Roesmin Harjanto.

"Tapi dalam penyerahan itu tidak diikuti dengan penyerahan bukti kepemilikan hak atas ruko nomor unit 006, ataupun tidak diikuti dengan adanya penandatanganan akta jual beli atas ruko ataupun sertifikatnya," terang Halim Darmawan, Selasa (10/1).

Adanya kasus tersebut, Halim yang menjadi kuasa hukum dari Roesmin Harjanto berharap, pihak pengembang berkenan untuk hadir dalam persidangan gugatan perdata tersebut.

"Kita berharap, pihak pengembang memberikan sertifikat tanahnya atau bukti kepemilikan hak atas ruko serta penandatanganan akta jual beli ruko," terang dia.

[cob]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE