Airlangga: Evaluasi PPKM, 73 Kabupaten/Kota Masih Berisiko Tinggi Penularan Covid-19

Kamis, 21 Januari 2021 14:01 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Airlangga: Evaluasi PPKM, 73 Kabupaten/Kota Masih Berisiko Tinggi Penularan Covid-19 Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Menko Perekonomian Airlangga H. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan pada 26 Januari-8 Februari 2021.

Dia membeberkan hal tersebut seiring dengan hasil evaluasi 7 provinsi yang sudah melakukan PPKM yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogja, Jawa Timur, Bali di 27 kabupaten/kota.

"Hasil monitoringnya mengatakan bahwa beberapa daerah secara nasional dari 73 kab/kota yang menerapkan PPKM, 29 kab/kota masih berisiko tinggi, 41 kab/kota risiko sedang dan 3 kab/kota risiko rendah," ungkap Airlangga usai mengikuti rapat bersama Presiden Jokowi di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (21/1).

Dia menjelaskan dari 7 provinsi masih ada yang meningkat 5 provinsi. Kemudian terdapat 2 yang alami penurunan yaitu Banten dan Yogyakarta.

"Berdasarkan parameter-parameter tersebut yaitu kasus mingguan itu ada 52 kab/kota masih mengalami kenaikan dan 21 menurun. Kasus aktif 46 kab/kota masih ada peningkatan dan 24 menurun dan 3 tetap kemudian yang terkiat dengan tingkat kematian 44 kab/kota masih mengalami kenaikan dan 29 kab/kota turun. Dan kesembuhan 33 kab/kota mengalami penurunan dan 34 meningkat dan 6 tetap," ungkap Airlangga.

Sementara itu, dia juga menuturkan situasi Covid-19 per 20 Januari juga alami peningkatan. Dia menjelaskan untuk kasus positif akumulasinya 939.948 orang.

"Tingkat kesembuhan 81,2 persen. Kemudian tingkat kematian sebesar 2,9 persen dan positivity rate sebesar 16,6 persen," ungkap Airlangga. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini