Air sungai meluap, jembatan penghubung di Maros terputus

Jumat, 12 Februari 2016 09:48 Reporter : Mappesona
Air sungai meluap, jembatan penghubung di Maros terputus Jembatan Putus. ©2013 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Hujan deras mengguyur Kecamatan Camba dan Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan membuat debit air sungai meluap. Hal itu menyebabkan jembatan penyeberangan yang akrab disebut warga dengan nama jembatan biru terputus, pada Kamis (11/2) sekitar pukul 21.00 WITA.

Akibat putusnya jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 100 meter itu, warga terisolir tidak bisa keluar dari dusun. Jembatan tersebut menghubungkan antara Dusun Pattiro, Desa Roppegading ke Dusun Laniti Cenrana, Desa Baji Pa'mai, Kecamatan Cenrana. Berntung tidak ada korban jiwa saat kejadian itu.

Kapolsek Camba, AKP Andi Alamsyah menjelaskan, semalam dirinya bersama Kepala Desa Rompegading turun ke lokasi dan langsung berkoordinasi dengan badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros.

"Jembatan ini sudah dua kali terputus akibat terjangan luapan air sungai akibat hujan deras," kata Andi, saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (12/2).

Sebelumnya, di hari yang sama longsor terjadi di jalan poros Maros, Kecamatan Camba tepatnya di Dusun Nahung, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros atau sekitar 62 kilometer dari perbatasan Makassar.

Longsor itu sempat menutupi akses jalan. Agar tidak terjadi kemacetan, diberlakukan sistem buka tutup jalur. Sehingga arus lalu lintas tetap bergerak lancar, meski ada perlambatan di samping melakukan pembersihan dengan menyingkirkan material longsoran.

"Longsor ini terjadi akibat hujan yang terus mengguyur sejak pukul 15.00 wita di wilayah Kecamatan Camba dan Cenrana. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," jelasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Jembatan Rusak
  4. Makassar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini