Aipda Sulis cabut laporan, warga tetap desak Yatenglie dimakzulkan

Selasa, 24 Januari 2017 12:10 Reporter : Nur Aditya
Aipda Sulis cabut laporan, warga tetap desak Yatenglie dimakzulkan Bupati Katingan Ahmad Yatenglie. ©Pemkab Kantingan

Merdeka.com - Pansus pemakzulan DPRD Katingan, terus bekerja menelusuri bukti dan fakta dugaan perzinaan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan istri anggota Polri, FY. Meski suami FY, Aipda Sulis Heri mencabut laporan, masyarakat Katingan tetap meminta Yantenglie dilengserkan.

"Pansus tetap berjalan. Aspirasi masyarakat, tetap minta pansus kerja untuk pemakzulan, tetap mengarah ke situ (pemakzulan). Tidak akan menyimpang dari Undang-undang 23/2014 tentang pemerintahan daerah, dan mengacu UU Perkawinan 1974," kata Ketua Fraksi Gandang Nyaru DPRD Katingan, Karyadi, saat berbincang bersama merdeka.com, Selasa (24/1).

Yantenglie sendiri, Senin (23/1) datang memenuhi panggilan pansus. Dia menyerahkan 7 dokumen, meski tanpa diminta pansus.

"Kemarin Bupati Yantenglie datang, Farida Yeni tidak datang. Bupati datang untuk klarifikasi soal dugaan perbuatan tercela dia. Yang jelas, tetap lanjut proses di pansus," ujar Karyadi.

"Ada 7 dokumen yang diserahkan Bupati ke pansus. Pertama, jawaban tertulis dia terkait isu yang berkembang saat ini. Kedua, pernyataan FY memeluk agama Islam, ketiga surat pernyataan dari ustad Ihsan dari Bogor sebagai penghulu, karena menikah di Jakarta," tambahnya.

Yang menarik, belakangan diketahui, ada dokumen perjanjian Aipda Sulis Heri, terkait perselingkuhan istrinya, yang juga anggota Bhayangkari Polri itu.

"Ya, ada surat perjanjian Aipda Sulis Heri, tidak saling menuntut bila perempuan bersuami lagi. Begitu juga sebaliknya. Perjanjian itu, akan kita tanyakan ke ahli-ahlinya, ke pemuka tinggi Protestan apakah itu dibenarkan. Itu kita telusuri," terang Karyadi.

Ditanya merdeka.com lebih jauh, apakah dokumen Aipda Sulis Heri itu dibuat, pascakasus perselingkuhan istrinya mencuat ke permukaan?

"Dari dokumen yang diserahkan, perjanjian itu muncul sebelum kasus terjadi 5 Januari lalu. Akan ditelusuri lagi, karena misal kalau benar ada perjanjian itu, tidak mgkin melapor ke polisi. Ya kira-kira begitu," sebut Karyadi

"Kita layangkan panggilan lagi ke FY, karena kemarin tdk datang. Sedangkan untuk agenda pansus hari ini, kita koordinasi ke Polda Kalteng," demikian Karyadi.

Diketahui, Yantenglie terbelit kasus perzinaan bersama pasangan selingkuhnya, FY, yang tak lain adalah istri anggota Polri, 5 Januari 2017 lalu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan pasal 284 KUHP tentang Perzinahan, dengan ancaman 9 bulan penjara.

Di Polda Kalimantan Tengah, kasusnya sempat terus bergulir, dan telah memeriksa tidak kurang dari 5 orang saksi. Meski pelapor Aipda Sulis mencabut laporan di Polda Kalimantan Tengah 16 Januari 2017 lalu, pansus pemakzulan DPRD Katingan bergeming, dan terus bekerja untuk tujuan memakzulkan Yantenglie, sesuai aspirasi masyarakat Katingan. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini