Aipda Irma Andahwati, Polwan Jago Menembak dan Menunggangi Moge

Rabu, 21 April 2021 05:05 Reporter : Darmadi Sasongko
Aipda Irma Andahwati, Polwan Jago Menembak dan Menunggangi Moge Aipda Irma Andahwati. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Aipda Irma Andahwati terjungkir di bawah, sementara tangan kanannya menggenggam sebuah pistol. Kedua kaki pun tertumpu di pundak personel lain yang berdiri kokoh menahan tekanan tubuhnya.

Sesaat tangan kiri mengokang senjata sambil konsentrasi membidik sasaran tembak. Pelatuk ditarik dan dor! sasaran terjatuh, yang berarti tembakan di sasaran tepat.

Atraksi menembak dengan manuver jumpalitan itu berlangsung cepat dan tangkas, kendati penuh risiko karena bahaya. Tentu secara personal butuh keahlian khusus, dan kerja sama dengan partner agar tembakannya sesuai bidikan yang diinginkan.

Aksi lain ditunjukkan Irma dengan sebuah senjata laras panjang. Tubuhnya memeluk senjata yang menghadap sasaran tembak di samping kiri tubuhnya.

aipda irma andahwati

Sementara pandangannya harus konsentrasi pada cermin kecil yang berada di sisi kanan tubuhnya. Sesaat membidik sebelum menarik pelatuk, dan dor! sasaran pun jatuh.

Aksi paling sulit Irma adalah menembak dengan duduk di sebuah kursi membelakangi sasaran. Pistol di tangan kanan diangkat sejajar pundak membidik sasaran di belakang tubuhnya.

Tubuh tegapnya ditahan lurus searah pandangannya, sementara moncong pistol berada di belakang. Dor! lagi-lagi sasaran pun jatuh setelah tertembak peluru pistolnya.

"Modalnya menembak itu sabar, teliti dan konsentrasi. Sabar paling penting, kalau pegang senjata tidak boleh emosi, kalau emosi malah gak karuan. Megang senjata harus halus, walaupun kelihatannya benda keras, tapi kita harus halus," kata Irma Andahwati saat ditemui di Mapolresta Malang Kota, Jumat (16/4).

Aipda Irma Andahwati adalah personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polresta Malang Kota. Bukan Polwan biasa, Irma adalah personel Polwan jagoan menembak baik untuk keterampilan atraksi ataupun presisi.

Sejak awal menjadi polisi tahun 2001 sudah memiliki spesialisasi menggunakan senjata api. "Waktu masih baru, memang spesialisasinya nembak. Jadi waktu Bintara Satu juara 1 tingkat Polda Kaltim," kisahnya.

Awal lulus pendidikan polisi, Irma ditempatkan di Polda Kalimantan Timur di Balikpapan. Saat itu sesuai bakat memang diklasifikasikan masuk klas 1 dan masuk tim peragaan menembak.

Sejak saat itu bakatnya terus diasah dan langganan mengikuti kejuaraan menembak di lingkungan Polri. Hampir setiap even yang digelar Kepolisian, Irma mengambil kesempatan mengikuti seleksi agar dapat mengikuti perlombaan.

Karena memang setiap even lomba harus diawali seleksi daerah di Polres dan seterusnya.

Kalau lomba biasanya mendapat 8 peluru atau 6 peluru, kalau pakai HS itu 9 peluru. Nembak pertama di plat, baru boleh sasaran yang hitam itu. Kalau tembakan di tengah nilainya 10

"Kalau bibit dari mana, kayaknya tidak ada, dari pendidikan saja," katanya merendah.

Irma dengan kemampuan menembaknya juga langganan diundang menjadi bintang tamu, salah satunya dalam penutupan Pusdik Polri. Pengalaman dan kemampuan menembaknya itu kerab dibagikan kepada para juniornya.

Ia pun fasih bicara tentang aneka senjata api yang selama ini dipelajari dan banyak jenis senjata sudah dicobanya. Sebuah senjata api, baginya harus dikenali karakternya agar beradaptasi dengan penggunanya.

"Kalau hapal semua senjata sih enggak, karena masing-masing senjata memiliki karakter sendiri-sendiri. Tetapi adaptasinya cepat sih. paling dua kali sampai tiga kali nembak kita bisa menguasai senjata itu," ungkapnya.

"Kalau paling mudah itu pakai senjata panjang. Sekarang polisi itu pakainya HS, kita belajarnya HS. Awalnya pakai revolver, tapi hampir semua pernah, revolver, HS, senapan panjang, bisa," jelasnya.

Irma terus mengasah kemampuan menembaknya dengan rutin berlatih. Vitalitas tubuhnya didukung hobi olahraga bolavolly dan badminton yang memang disukainya sejak SMP.

Baca Selanjutnya: Bangga Jadi Polisi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini