Aipda Andre Ditemukan Tewas Penuh Luka di Kampung Narkoba, Polda Kalteng Turun Tangan

Sabtu, 3 Desember 2022 10:19 Reporter : Henny Rachma Sari
Aipda Andre Ditemukan Tewas Penuh Luka di Kampung Narkoba, Polda Kalteng Turun Tangan Jenazah Aipda Andre Wibisono di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Ahmad Yani. antara

Merdeka.com - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) turun tangan. Mengusut penyebab kematian Aipda Andre Wibisono di kawasan Jalan Rindang Banua Kompleks Puntun, Kota Palangka Raya yang dikenal dengan sebutan kampung narkoba.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro saat dihubungi di Palangka Raya, Sabtu, membenarkan bahwa yang meninggal dunia pada Jumat (2/12) sore tersebut adalah anggota Polri yang dinas di Bidokkes Polda Kalteng dan kini kasusnya juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.

"Benar yang bersangkutan anggota Polri. Dalam kasus ini kami masih melakukan penyelidikan, guna mengetahui apa penyebab dari perihal tersebut," katanya, Sabtu (3/13) seperti dikutip Antara.

Saat ini, penyidik menggali keterangan sejumlah saksi yang diduga mengetahui perkara itu. Tujuannya, untuk mengetahui secara terang benderang pelaku diduga mengeroyok mendiang Aipda Andre hingga meregang nyawa.

"Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, anggota juga melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian," ucap Eko.

Dari data yang dihimpun, seorang anggota kepolisian yang dinyatakan meninggal dunia diduga akibat dibunuh itu banyak mengalami mata luka baik dari benda tajam maupun benda tumpul tubuhnya.

Tidak hanya itu, di tubuh korban juga ditemukan peluru senapan angin yang bersarang. Ia dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan warga ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya.

Bahkan dari video beredar melalui WhatsApp yang diambil oleh warga setempat, evakuasi korban dilakukan menggunakan tandu yang didorong dengan gerobak lantaran akses jalan yang cukup menyulitkan.

2 dari 2 halaman

Kondisi korban diduga dalam keadaan masih hidup ketika dievakuasi oleh sejumlah warga.

Korban ketika itu meminta tolong saat tercebur di rawa lokasi permukiman warga. Kini polisi tengah melakukan penyelidikan serta penyisiran di lokasi kejadian.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal Napitupulu juga membenarkan terkait peristiwa tersebut. Pihaknya kini juga sedang melakukan penyelidikan, guna mengungkap motif dari peristiwa tersebut.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan," tegas Faisal kepada wartawan.

Baca juga:
Pengunjung Lapas Madiun Nekat Sembunyikan Narkoba di Anus, Aksinya Bikin Heboh
Dua Kurir Narkoba Kejar-kejaran dengan Polisi, Sabu dan Ekstasi Terlempar
Dikira Sampah, Bungkus Teh Kotak di Dekat Rutan Depok Berisi Narkoba
Polisi Bekuk Dua Pria di Lombok Tengah saat Transaksi Sabu di Sawah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini