Ahok Kenang Ditolak Banyak Orang Dampingi Jokowi Karena Keturunan Tionghoa

Jumat, 12 Februari 2021 15:29 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ahok Kenang Ditolak Banyak Orang Dampingi Jokowi Karena Keturunan Tionghoa ahok di merdeka.com. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menceritakan pengalamannya di Pilgub DKI Jakarta 2012 silam. Delapan tahun lalu, Ahok berpasangan dengan Joko Widodo sebagai Cagub dan dirinya sebagai wakil.

Ahok mengungkap, kala itu banyak yang usul agar bukan dia yang mendampingi Jokowi. Sebab, dirinya adalah minoritas keturunan Tionghoa dan non muslim.

"Ketika itu sebenarnya banyak orang mengusulkan pendamping Pak Jokowi bukan saya sebetulnya, karena kalau saya kan akan menurunkan nilai dari seorang Pak Jokowi, karena saya keturunan Tionghoa, agama saya juga bukan yang mayoritas," katanya di acara 'Imlekan Bareng Banteng' PDIP Jumat (12/2).

Tapi, kata dia, Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri tetap berkeinginan mengusung Ahok jadi wakil Jokowi. Megawati mencari orang yang bisa kerja, tidak memandang SARA.

"Tapi Ibu Mega memutuskan tidak, Ibu Mega ingin cari orang yang bisa kerja. Sama halnya ketika saya mencalonkan kembali, banyak sekali orang minta saya mundur, supaya saya tidak mengganggu 'keharmonisan', tapi Ibu Mega mengatakan memilih Ahok untuk maju karena dia memang bisa kerja, terbukti, ini yang dilakukan oleh Ibu," tuturnya.

Komisaris Utama PT Pertamina ini melihat, Megawati adalah seorang negarawan. Menurutnya, PDIP merupakan tempat yang pas untuk mewujudkan keadilan sosial bagi bangsa Indonesia.

"Saya kira ini bukti kongkrit, Ibu adalah seorang negarawan, dan PDI Perjuangan adalah tempat kita bisa mau untuk berjuang bersama mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini