Ahmad Syaikhu: Masalah Kursi Wagub DKI Sebenarnya Sehari Bisa Selesai

Kamis, 15 Agustus 2019 16:01 Reporter : Aksara Bebey
Ahmad Syaikhu: Masalah Kursi Wagub DKI Sebenarnya Sehari Bisa Selesai Ahmad Syaikhu. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih belum terisi meski sudah setahun berlalu setelah ditinggal Sandiaga Uno. Sempat terjadi ketidaksepakatan antara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait sosok yang mengisi jabatan Wagub DKI.

Ketua DPW PKS Jabar, Ahmad Syaikhu menilai bola panas penentuan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta itu ada di tangan anggota dewan.

"Dua nama sudah disepakati gerindra dan PKS, saya dan pak Agung. Dewan juga sudah memproses melalui penyusunan tata tertib, cuma hasil dari pansus tata tertib ini belum diparipurnakan. Masih belum Rapimgab," kata dia di Bandung, Kamis (15/8/2019).

Menurutnya, suasana politik di Jabar lebih cair dan dinamikanya tidak berat. Indikasinya, para pimpinan Parpol komunikasinya mengalir dan tidak ada hambatan. Ia berharap suasana seperti ini bisa menular ke DKI Jakarta.

"Sebetulnya itu bolanya ada di dewan, cepat atau lambatnya di dewan (DKI Jakarta). Sebetulnya masalah ini bisa gampang bisa mudah, sehari juga bisa selesai. Tapi ini masalah proses politik. Saya berharap DPRD DKI Jakarta melakukan political will secepatnya, bisa dituntaskan, agar ga berlarut," ucap dia.

Ahmad Syaikhu pun menegaska sangat siap menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, membantu Anies Baswedan. Semua persyaratan dan tahapan seleksi sudah rampung.

"Saya sudah siap semua sudah saya lakukan. Fit and proper test, persyarakatn sudah disiapkan. Ngobrol sama pak anies sudah dilakukan. Kalau udah selesai, barang ini (wakil Gubernur DKI Jakarta) jadi," pungkas Syaikhu.

Diketahui, untuk memilih salah satu calon, DPRD DKI memutuskan membentuk panitia khusus (Pansus) guna menyusun tata tertib (tatib) pemilihan wagub. Rapat paripurna pemilihan direncanakan digelar pada Senin, 22 Juli 2019.

Namun, rapimgab untuk mengesahkan tatib pemilihan wagub DKI belum juga terlaksana. Sedangkan, rapat paripurna harus didahului dengan rapimgab.

Pelaksanaan Rapimgab pun batal dilaksanakan hingga tiga kali. Awalnya Rapimgab digelar pada Rabu, 10 Juli 2019, namun diundur menjadi Senin, 15 Juli 2019 dengan alasan banyak pimpinan fraksi tidak hadir.

Demikian pula pada rapat ketiga Selasa, 16 Juli 2019 kembali diundur karena kurangnya koordinasi dengan Sekwan. Di lain pihak, tugas anggota DPRD DKI Jakarta akan selesai pada 25 Agustus 2019. Sedangkan anggota baru direncanakan dilantik pada 26 Agustus 2019. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini