Ahmad Dhani: Saya malah tak tahu Dul bisa nyetir

Senin, 9 September 2013 21:06 Reporter : Henny Rachma Sari
Ahmad Dhani: Saya malah tak tahu Dul bisa nyetir Ahmad Dhani dan ketiga anaknya. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kecelakaan yang menimpa Abdul Qodir Jaelani atau Dul (13) hingga kini masih menjadi topik hangat. Pasalnya, dengan umur yang masih sangat muda, Dul sudah mengemudikan sendiri mobil di Tol Jagorawi, hingga akhirnya celaka dan menewaskan enam orang.

Anehnya, Ahmad Dhani, sang ayah, justru mengaku tidak mengetahui bahwa putra bungsunya tersebut bisa mengemudikan mobil.

"Saya malah enggak tahu Dul bisa nyetir," ujar Dhani dalam wawancara di tvOne, Senin (9/9).

Menurut Dhani, yang bisa mengemudikan mobil hanya El Jalaluddin Rumi, putra sulungnya. "Kalau El memang bisa, tapi jalannya deket-deket saja," tambahnya.

Lebih jauh Dhani mengatakan, dia sebenarnya telah menyediakan sopir untuk ketiga putranya tersebut.

"Saya memang punya tiga mobil untuk anak-anak saya. Tiga mobil disiapkan masing-masing sopir untuk keperluan mereka karena mereka punya kesibukan masing-masing," pungkasnya.

Sebelumnya, Mitsubishi Lancer B 80S AL yang dikemudikan Dul mencapai kecepatan 105,8 km/jam hilang kendali saat melintas di Tol Jagorawi. Akibatnya, mobil terpelanting ke kiri hingga menabrak pembatas jalan.

Tak sampai di situ, mobil juga terbang ke jalur sebelah yang berlawanan arus. Saat itulah sedan hitam itu menabrak bagian bemper belakang Toyota Avanza kemudian terlibat adu banteng dengan Daihatsu Gran Max di belakangnya hingga rusak parah.

Enam orang tewas yang merupakan penumpang Grand Max dalam insiden itu. Kecelakaan itu juga mengakibatkan sembilan orang luka berat dan masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit, termasuk Dul. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Anak Dhani Kecelakaan
  2. Ahmad Dhani
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini