Ahli Sarankan Vaksin Pfizer dan Moderna Untuk Kalangan Rentan dan Nakes

Sabtu, 10 Juli 2021 19:04 Reporter : Merdeka
Ahli Sarankan Vaksin Pfizer dan Moderna Untuk Kalangan Rentan dan Nakes Ilustrasi vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech dan Moderna. ©Reuters

Merdeka.com - Virolog dr Yordan Khaedir menyarankan pemerintah agar vaksin Moderna dan Pfizer diutamakan untuk orang yang rentan dan tenaga kesehatan (nakes). Ia meminta agar vaksin yang dipercaya memiliki efikasi yang lebih tinggi itu diprioritaskan di Pulau Jawa dan Bali.

"Jadi terkait adanya vaksin baru masuk seperti Moderna dan mungkin saja nanti Pfizer, saya menyarankan untuk didistribusikan pada Jawa dan Bali, untuk kalangan rentan dan termasuk nakes," sarannya saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (10/7).

Dia menjelaskan, hal itu disebabkan karena efikasi kedua vaksin tersebut yang diyakini lebih baik dari buatan China. Di samping juga masa daluwarsa yang cenderung singkat, maka jika didistribusikan ke luar Pulau Jawa akan membutuhkan waktu yang cukup panjang.

"Karena storage keduanya lebih feasible dilakukan di Pulau Jawa dan Bali (harus disimpan suhu tertentu, dan expired date-nya singkat)," jelasnya.

Sementara vaksin Sinovac yang saat ini masih tersisa, dr Yordan menyarankan distribusikan di luar Pulau Jawa secara simultan. Karena masih daerah zona hijau dan kuning, diharapkan masih efektif menangkal virus varian baru.

"Jangan kemudian euforia vaksin baru dipakai tanpa hitung-hitungan atau ngasal, yang ada mubazir. Semua gak dapat, herd immunity gak tercapai juga," pungkasnya.

Pfizer Tiba Agustus

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer bakal mendarat di Indonesia pada Agustus 2021 mendatang. Kedatangan Pfizer ini membuat vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia semakin banyak.

"Bulan Agustus nanti akan masuk dari Pfizer sehingga jumlah vaksin yang masuk di semester kedua tahun ini akan menjadi semakin banyak," ucapnya dalam siaran langsung, Rabu (30/6/2021).

Selian Pfizer pada Juli nanti Indonesia juga bakal kedatangan vaksin AstraZeneca. Ia tak menjelaskan berapa dosis yang akan datang.

"Jumlah vaksin yang masuk ke Indonesia makin lama, akan semakin banyak. Ini ada lagi donasi vaksin gratis dari Covax Gavi," katanya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini