Agus Rahardjo tak hadir, Komisi III DPR tunda rapat dengan KPK

Senin, 17 April 2017 11:59 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Agus Rahardjo tak hadir, Komisi III DPR tunda rapat dengan KPK Gedung DPR. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditunda hingga pukul 19.30 WIB. Penundaan ini dikarenakan Ketua KPK Agus Rahardjo belum hadir. Dalam rapat ini, hadir 4 pimpinan KPK, yakni Laode M Syarif, Basaria Pandjaitan, Alexander Marwata dan Saut Situmorang.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, Agus tengah menghadiri acara HUT Kopassus di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Basaria menyebut ketidakhadiran Agus tidak akan berpengaruh terhadap keterangan dan penjelasan yang akan disampaikan KPK. Apalagi, keputusan yang diambil KPK bersifat kolektif kolegial.

"Ketua Agus Rahardjo tidak hadir karena yang bersangkutan menghadiri ulang tahun Kopassus di Bandung, Situ Lembang, tidak mengurangi keputusan yang kami buat, saat undangan komisi III," kata Basaria di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/4).

Wakil Ketua Komisi III sekaligus pimpinan rapat Benny K Harman menuturkan, pihaknya memiliki tradisi untuk tidak melayani RDP jika pimpinan lembaga terkait tidak hadir. Untuk itu, Benny mengusulkan rapat ditunda.

"Perlu kami beritahukan, tradisi kita tidak melayani RDP yang tidak dihadiri pimpinannya oleh sebab itu menjaga tradisi menjaga budaya, rapat kita tunda menunggu pak Ketua," tegasnya.

Mendengar usulan Benny, Laode mengaku tidak bisa memastikan apakah Agus bisa hadir dalam rapat hari ini. Sebab, jarak antara Jakarta dan Situ Lembang cukup jauh.

"Kami kurang tahu persis, jam 2 mengingat Situ Lembang ke Bandung lumayan lama. Kayaknya hari ini mengharapkan kedatangan beliau enggak bisa, beliau ditunggu di lain waktu, bila tidak diperkenankan empat orang," ujar Laode.

Di lokasi yang sama, Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengusulkan rapat ditunda hingga pukul 16.00 WIB. Masinton menegaskan RDP kali ini merupakan agenda yang tertunda beberapa hari lalu. Komisi III ingin adanya penjelasan secara utuh dari Agus meskipun 4 pimpinan KPK lain telah hadir.

"Saya usul jam 16.00 WIB. Saudara pimpinan KPK yang ingat, ini rapat tertunda harusnya beberapa hari lalu. Gimana bentuk pelaporan ke DPR. Benar bahwa kolektif kolegial dalam pelaporan ini harus utuh apakah Ketua KPK hari ulang tahun seremoni," tegasnya.

"Enggak tahu KPK UU tersendiri, enggak bisa pimpinan. Kalau dibiarkan KPK menjadi lebih superbody dan tinggi. Kalau tidak hadir bisa kita lanjut, enggak bisa institusi ini bisa main-main," sambung dia.

Pernyataan Masinton kembali direspon KPK. Basaria menambahkan pihaknya belum dapat memastikan apakah bisa berkomunikasi dengan Agus. Hal ini dikarenakan kawasan Situ Lembang disebutnya sulit sinyal.

"Situ Lembang tidak ada signal, apakah beliau bisa datang, kalau janji ada tapi enggak ada komunikasi, waktu habis. Kalau ditunda tidak hari ini," tambah Basaria.

Benny pun menyimpulkan, rapat tetap harus ditunda hingga pukul 19.30 WIB dengan syarat KPK bisa menghadirkan mantan Kepala LKPP itu.

"Langsung kita putuskan tunda hingga 19.30 WIB. Rapat saya skor jam 19.30 WIB," pungkasnya. [msh]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini