Agung Laksono Percaya Isu Budek Buta Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf

Kamis, 15 November 2018 13:04 Reporter : Ahda Bayhaqi
Agung Laksono Percaya Isu Budek Buta Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Agung Laksono datangi KPK. ©2018 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional, Agung Laksono, tidak yakin elektabilitas pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin bakal menurun hanya karena ucapan buta dan budek sang cawapres. Ma'ruf disebut tak bermaksud menyinggung individu.

"Oh tidak. Karena dia tidak tujukan pada orang," ujar Agung di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).

Agung menegaskan, tidak ada maksud Ma'ruf memanas-manasi penyandang disabilitas. Penggunaan kata budek dan buta, hanya untuk penegasan

"Saya kira itu juga ga ada maksud untuk memanas-manasi tapi lebih pada penegasan saja," ucapnya.

Agung menilai sebaiknya segera diluruskan kepada masyarakat. Menurutnya, penggunaan kiasan demikian juga patut dikurangi supaya tak timbul persepsi beragam dari masyarakat.

"Saya kira ya baiklah kalau seperti itu kita hindrarkan hal-hal yang bisa menimbulkan persepsi berbeda-beda di masyarakat. Saya setuju kalau bahasa santun. Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi seperti itu," pungkasnya.

Penyandang disabilitas melakukan aksi protes kepada cawapres Ma'ruf Amin terkait ucapan "budek dan buta". Mereka menuntut permintaan maaf karena merasa tersinggung. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pun menyatakan bahwa perkataan Ma'ruf itu bisa menyinggung penyandang disabilitas.

Menanggapi hal ini Ma'ruf pun heran mengapa harus meminta maaf. Padahal ucapan yang dimaksud adalah buta hati terhadap keberhasilan pemerintah Joko Widodo. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini