Agar tak ketinggalan, santri diminta Menristekdikti adaptasi perubahan

Senin, 23 Oktober 2017 15:36 Reporter : Henny Rachma Sari
Agar tak ketinggalan, santri diminta Menristekdikti adaptasi perubahan Menristekdikti M Nasir. ©2017 merdeka.com/cahyo

Merdeka.com - Menristekdikti M Nasir santri zaman sekarang harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Jika sistem yang dijalankan masih klasik akan sulit beradaptasi dengan zaman. Untuk itu, Penghargaan Santri of The Year 2017 jadi ajang motivasi serta memberi inspirasi kepada khalayak.

"Santri harus terinspirasi bagaimana masa depan lebih baik," ujar Nasir dalam keterangannya, Senin (23/10).

Nasir yang juga bertanggung jawab kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini menjelaskan, di antara langkah adaptasi itu adalah bagaimana santri bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan tidak hanya unggul di bidang agama.

"Jika tidak beradaptasi dengan lingkungan kita akan ketinggalan," tuturnya.

Sementara itu Sekjen PBNU, Helmi Faisal Zaini mengapresiasi kegiatan ini. Santri of The Year 2017 memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh santri berprestasi dengan kategori luas antara lain ekonomi, budaya, dakwah, dan teknokrasi.

"Jadi santri tidak semata-mata maju dalam agama, tetapi juga peran lain," kata dia. Dia berharap kegiatan semacam ini akan semakin banyak dalam konteks berlomba-lomba dalam kebaikan.

Rais Syuriah PBNU KH Asad Ali, menilai kegiatan semacam ini sangat positif karena mengisi peringatan hari santri dengan cara edukatif dan tidak hura-hura. Bagaimana memberikan motivasi kepada generasi masa kini agar dapat mengikuti jejak kiprah para santri di masa lalu.

Dia berharap kegiatan serupa akan lebih diperluas skalanya dan mencakup banyak nominasi dan kategori di level nasional dan internasional.

"Estafet perjuangan santri tidak boleh berhenti tidak hanya untuk agama, tetapi juga bangsa dan negara," tandasnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini