Agar berkualitas, 59 kepala sekolah di Aceh berguru ke Malaysia

Senin, 13 Oktober 2014 09:27 Reporter : Afif
Agar berkualitas, 59 kepala sekolah di Aceh berguru ke Malaysia Ilustrasi Guru. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Untuk meningkatkan kualitas kepala sekolah di Aceh, Pemerintah Aceh mengirim 59 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan seorang Kepala Sekolah Ibtidaiyah (MI) ke Universitas Pendidikan Sulthan Idris (UPSI), Malaysia.

Keberadaan kepala sekolah tersebut di universitas tersebut untuk menimba ilmu dan bertukar pengalaman dalam dunia pendidikan yang kemudian bisa diterapkan di Aceh nantinya.

"Kepala Sekolah SD/MI ini akan melaksanakan proses magang di Universitas Pendidikan Sulthan Idris (UPSI) Malaysia, selama 14 hari. Dan, ini yang pertama kita lakukan untuk jenjang sekolah dasar," ujar Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Anas M. Adam, Senin, 13/10, di Banda Aceh.

Dikatakannya, selama berada di UPSI Malaysia, para kepala sekolah itu nantinya akan mengikuti berbagai penguatan dan pelatihan. Dengan menaruh harapan, setelah kembali ke Aceh, tenaga kependidikan tersebut diharapkan dapat menjadi pionir.

Lanjutnya, ini kita lakukan dalam upaya meningkatkan kualitas kepala sekolah, terutama di jenjang Sekolah Dasar maupun MI. Pemerintah Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk peningkatan mutu terhadap Kepala Sekolah.

"Kita telah memiliki komitmen dengan UPSI Malaysia untuk meningkatkan mutu tenaga kependidikan mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK, tahun 2010 kita telah lakukan MoU bidang pendidikan dengan universitas terebut," tuturnya.

Ia menyebutkan, ada beberapa gelombang tenaga kependidikan yang akan diberangkatkan ke negeri jiran itu. Semisal, sebut dia lagi, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengirimkan sebanyak 90 kepala sekolah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK.

Selain mengirimkan 60 Kepala Sekolah SD/MI, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh, juga mengirimkan sedikitnya 15 guru SMK program keahlian konstruksi ke Jerman.

"Guru-guru yang kita berangkatkan ini, juga masih dalam upaya meningkatkan kemampuannya sesuai bidang keahlian yang digelutinya. Belasan guru itu akan mengikuti studi selama 35 hari," kata Anas. [mtf]

Topik berita Terkait:
  1. Pendidikan
  2. Aceh
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini