AF Belajar Cara Mutilasi dari Media Sosial

Minggu, 20 September 2020 12:31 Reporter : Merdeka
AF Belajar Cara Mutilasi dari Media Sosial Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City. ©2020 Antara

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, ada temuan baru saat rekonstruksi kasus mutilasi dilakukan sejoli LA (27) dan AF (26). Pelaku AF belajar melakukan mutilasi dari platform media sosial.

"Ada temuan-temuan baru, ada yang ditemukan. Rupanya yang bersangkutan belajar mutilasi pakai YouTube. Dia lihat dari YouTube," ungkap Yusri di Mapolda Metro Jaya, Minggu (20/9).

Yusri menambahkan, aksi keji AF dilakukan dengan ketenangan. Karena itu penyidik menduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

"Dengan ketenangan yang seperti itu karena yang banyak melakukan di sini tersangka AF ini. Ini lah yang kita nantinya akan kita antar ke psikiater. Tapi kalau dilihat dari bentuknya tidak ada sakit jiwa, orang normal dia," jelas Yusri.

Penyidik juga menemukan temuan latar pekerjaan tersangka LA. Menurut informasi didapat, LA adalah seorang yang berpendidikan dan bekerja di sebuah perusahaan yang baik.

"Identitas tersangka L itu ternyata dia adalah orang yang berpendidikan tinggi dan pernah kerja di tempat bagus, cuma karena masalah pandemi ini dia menganggur, dan berkenalan Djumadil," ucap Yusri.

Diketahui kasus ini menyedot perhatian publik karena korban dimutilasi menjadi 11 bagian. Jasad korban bernama RH ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Kalibata. Menurut hasil forensik, jenazah sudah teronggok lima hari di dalam sebuah kamar penginapan.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini