Adi Sucipto tutup akibat Garuda, sejumlah penerbangan dioper ke Solo

Kamis, 2 Februari 2017 06:32 Reporter : Arie Sunaryo
Adi Sucipto tutup akibat Garuda, sejumlah penerbangan dioper ke Solo Ilustrasi Pesawat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Penutupan sementara Bandara Adi Sucipto Yogyakarta akibat pesawat Garuda Indonesia GA258 rute Cengkareng-Yogyakarta tergelincir, membuat sejumlah penerbangan dialihkan ke Bandara Adi Soemarmo, Solo.

PT Angkasa Pura I Bandara Adi Sucipto memberangkatkan penumpang ke Solo dengan menggunakan 7 bus besar berkapasitas 50 seat dan dua bus kecil berkapasitas 25 seat.

Staf Humas Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Dian Ratih Ristauri mengatakan, sejumlah penerbangan dialihkan ke Solo antara lain, Lion JT 555 JOG-CGK, Lion JT 545 JOG-CGK, Batik Air ID 7538 JOG-HLM, Sriwijaya JOG-UPG dan Sriwijaya JOG-SUB. Semua penerbangan tersebut take off tadi malam.

"Terkait tergelincirnya pesawat Garuda Indonesia di Bandara Adi Sucipto, saat ini Bandara Adi Soemarmo telah menyiapkan 2 parking stand apabila ada pesawat divert," ujar Ratih, Rabu (1/2) malam.

Salah satu penumpang Batik Air tujuan Halim, Cristina Sasa mengaku kecewa dengan pengalihan penerbangan tersebut. Sebab dia seharusnya terbang jam 18.50 harus mengalami delay dan dialihkan ke Solo.

"Iya ni mas, penerbangan saya dialihkan ke Solo. Ini nunggu 5 jam di Bandara Yogya baru di antar ke Bandara Solo. Ini sudah nunggu 5 jam lebih tapi enggak dikasih delay service," keluhnya.

Wanita asal Solo yang bekerja di salah satu hotel di Yogyakarta ini mengaku pada awalnya akan melakukan refund atau reschedule. Namun karena antrean yang panjang ia membatalkannya. Ia pun memilih untuk melanjutkan perjalanan meski harus delay dan dialihkan ke Solo. [ang]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini