Ade Armando Akui Sadar saat Upload Foto Anies Menyerupai Joker di Facebook

Rabu, 20 November 2019 15:37 Reporter : Merdeka
Ade Armando Akui Sadar saat Upload Foto Anies Menyerupai Joker di Facebook Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando. ©2019 Liputan6.com/Yopi

Merdeka.com - Siang ini dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando diperiksa polisi terkait penyebaran gambar wajah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyerupai Joker.

Ade tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jakarta pada 10.30 WIB dan baru keluar sekitar pukul 13.55 WIB. Ia mengaku dicecar 16 pertanyaan oleh tim penyidik Polda Metro Jakarta.

"Kalau total sekitar 16 tadi ya tapi kalau menyangkut secara spesifik terhadap tuduhannya Bu Fahira itu sekitar 6 atau 7 pertanyaan," kata Ade di lokasi, Rabu (20/11/2019).

Kata Ade, di dalam juga ia ditanya mengenai media penyebaran gambar yang dianggap merendahkan nama baik Gubernur Jakarta itu. Ia mengakui bahwa ia secara sadar menyebarkan gambar itu melalui medi sosialnya.

"Saya itu akui Facebook saya, saya sendiri yang uploadnya jadi bukan melalui admin ya. Jadi saya sadar bahwa itu saya lakukan. Tidak ada perubahan di situ, saya ditunjukkan gambar foto dari FB saya. Saya bilang itu benar foto saya," kata dia.

1 dari 1 halaman

Jeratan Pasal

Menurut Ade dirinya diancam dengan pasal 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. "Intinya adalah saya dituduh dengan sengaja mengubah, merusak, mengurangi sebuah foto resmi dari Anies Baswedan sehingga dia menyerupai Joker. Itu pasal yang dituduhkan pada saya karena menurut pasal tersebut perubahan tersebut mengandung ancaman pidana," jelas dia.

Kata akademisi UI itu dirinya dijerat dengan pasal 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

"Intinya adalah saya dituduh dengan sengaja mengubah, merusak, mengurangi sebuah foto resmi dari Anies Baswedan sehingga dia menyerupai Joker. Itu pasal yang dituduhkan pada saya karena menurut pasal tersebut perubahan tersebut mengandung ancaman pidana," kata dia usai keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Menurut Ade, ia tidak merasa bersalah bilamana pasal yang dituduhkan seperti itu. Ia menyebutkan bukan dirinya yang membuat atau mengubah foto Anies menjadi menyerupai Joker itu.

"Ya karena saya tidak melakukan itu ya. Saya sih merasa seharusnya saya tidak bersalah dalam hal ini. Dan saya rasa Bu Fahira harusnya sadar bahwa saya berulang kali mengatakan kepada Bu Fahira dan kuasa hukumnya bahwa bukan saya itu yg mengubah," kata dia.

Namun rupanya, lanjut Ade, pihak Fahira masih merasa belum puas dan justru keukeh melaporkan dirinya pada polsi.

Kepada tim penyidik Ade pun telah menjelaskan bahwa bukan dirinya yang mengubah, merusak dan menambahkan gambar yang dimaksud. Ia mengaku gambar itu ia dapat dari galeri ponselnya.

"Bahkan sudah saya hapus sekarang ini," tutup Ade. [ded]

Baca juga:
Dipolisikan Karena Meme Joker, Ade Armando Sebut Anies Harus Terus Diserang
Ade Armando Penuh Panggilan Polisi untuk Diperiksa Kasus 'Joker' Anies
Datangi Polda Metro, Ade Armando Balik Polisikan Fahira Idris
Datangi Polda Metro, Fahira Bawa Bukti Unggahan Ade Armando
Deretan Kontroversi Ade Armando, dari Anies Berwajah Joker Hingga Sebut Azan Tak Suci
Besok, Fahira Idris Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ade Armando

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini