Ada insiden ricuh di PON, Menpora kumpulkan Aher sampai panitia

Kamis, 22 September 2016 11:00 Reporter : Supriatin
Ada insiden ricuh di PON, Menpora kumpulkan Aher sampai panitia Imam Nahrawi main bulu tangis bersama tim merdekacom. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengundang Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON), pengurus KONI Pusat, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher), Wakil Gubernur Jabar, Dedy Mizwar untuk mengevaluasi pelaksanaan PON ke XIX Jabar yang diwarnai kericuhan. Selain itu, Imam juga mengundang Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo, Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito dan Chef De Mission (CdM) PON XIX.

"Besok (23/9) saya akan undang mereka untuk mengevaluasi perjalanan PON," ungkap Imam usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima para atlet Paralimpiade Indonesia yang berlaga pada Olimpiade Rio De Janeiro, Brazil Tahun 2016 di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (22/9).

Imam menuturkan, pertemuan ini akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat. Ada beberapa hal yang akan dievaluasi dalam pertemuan itu, di antaranya soal penanganan sekaligus akar masalah kericuhan PON XIX.

"Mulai keributan antarsuporter sampai ada pemukulan dan bahkan ada protes juga ada boikot. Ini akan kami evaluasi besar-besaran. Kita akan melihat apakah koordinasinya yang lemah, kedua mungkin rekrutmen atlet atau wasit," sambung dia.

Mantan Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan kericuhan dalam ajang PON ini tidak boleh terulang kembali. Perhelatan PON, kata dia, harus dijunjung tinggi karena ajang itu merupakan wahana terakhir bagi atlet remaja sebelum melangkah ke atlet elit.

"Jangan sampai ini mencederai semangat PON yang ingin menjunjung tinggi sportifitas, fairplay maupun wahana terakhir bagi atlet remaja untuk memastikan dirinya masuk ke jenjang berikutnya yaitu atlet elite untuk mewakili Indonesia di multi event maupun single event," jelasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini