Ada Gembira dan Kecewa di Balik Open House Jokowi di Istana

Kamis, 6 Juni 2019 05:03 Reporter : Tim Merdeka
Ada Gembira dan Kecewa di Balik Open House Jokowi di Istana Jokowi Bertemu Warga di Istana. ©2019 Merdeka.com/ Biro Pers Setpers

Merdeka.com - Perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah dijadikan sebagai ajang untuk bersilaturahmi. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggelar open house di Istana Negara, Rabu (6/5) untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

Masyarakat yang ingin ikut open house Jokowi di Lebaran tahun ini pun jumlahnya cukup banyak. Berdasarkan pantauan, ratusan masyarakat itu rela antre di Silang Monas Jakarta Pusat sejak pukul 09.00 WIB untuk bersalaman dengan Jokowi.

Sementara, sesi open house Jokowi bersama masyarakat sangat terbatas yaitu pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Pasalnya, Jokowi dan Ibu Negara Iriana mudik ke Solo Jawa Tengah pada pukul 14.00 WIB.

Belum lagi, Jokowi juga memiliki agenda bersilaturahmi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, sebelum berangkat ke Solo.

Oleh sebab itu, akhirnya hanya sebagian masyarakat yang dapat bersalaman dengan Jokowi dan Iriana di Istana Negara. Sementara itu, warga yang menunggu antrean di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dan Monas tak bisa masuk.

Pasalnya, saat itu jarum jam telah menunjukkan pukul 11.00 WIB. Sehingga, tak memungkinkan apabila Jokowi menyalami warga yang antre satu per satu karena jumlah yang begitu banyak.

Jadilah Jokowi menghampiri para warga yang tengah antre di Kompleks Istana Kepresidenan ataupun di Halaman Monas. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu secara mendadak keluar dari Istana Negara, tempat open house berlangsung.

Kedatangan Jokowi itu sontak membuat warga kaget. Mereka berteriak histeris memanggil nama mantan Walikota Solo itu. Sebab, setiap tahunnya, warga harus antre dan masuk satu per satu untuk bersalaman dengan Jokowi.

Salah satu warga asal Jakarta Barat bernama Sarah (28) mengaku senang dapat bersalaman langsung dengan Jokowi. Tak hanya itu, dia juga beruntung dapat berswafoto dengan orang nomor satu di Indonesia.

"Seneng banget saya, seneng banget. Tadi bela-belain abis salat Id ke sini buru-buru karena saya baca kan berita pak Presiden mau open house. Alhamdulillah, bisa foto bareng, mau saya cetak nanti," kata Sarah ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Sama dengan Sarah. Rizal (43) juga merasa beruntung setelah berdesak-desakan dengan warga, dirinya dapat bersalaman dan berswafoto dengan Jokowi. Rizal berharap setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri Jokowi menggelar open house di Istana.

"Ya semoga jadi tradisi. Kan bagus juga banyak rakyat yang bisa bertemu dengan Presiden," tutur dia.

Berbeda dengan keduanya, Sri Handayani (57) merasa kecewa jauh-jauh dari Kota Tangerang tapi tak bisa bersalaman dan berfoto dengan Jokowi. Menurut dia, situasi begitu padat dan banyak warga yang 'menyerbu' Jokowi. Sehingga, susah bagi dirinya untuk menerobos kerumunan warga di depan.

"Engga dapat saya (foto). Susah ya, udah ribet begini situasinya. Saya kan penginnya ya foto di Istana gitu bagus. Padahal kita udah antre ini," pungkas Sri di Monas Jakarta Pusat.

Jokowi sendiri mengaku sengaja keluar lantaran mengetahui masih banyak warga di luar kawasan Istana yang ingin bersalaman dengannya. Dia meminta maaf karena tak bisa menemui para warga satu per satu di Istana Negara. "Ya gini aja. Foto bareng bareng aja, saya ke situ," ucap Jokowi.

Reporter: Liza
Sumber: liputan6.com [ang]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini