Ada 600 pohon tua di Kota Bandung rawan tumbang

Jumat, 6 November 2015 17:30 Reporter : Pangeran Aditya Perkasa
Ada 600 pohon tua di Kota Bandung rawan tumbang pohon tumbang. ©2012 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung Arief Prasetya, mengatakan ada sekitar 600 pohon di Kota Bandung telah berumur lebih dari 30 tahun. Dengan umur pohon yang dikategorikan tua, dikhawatirkan batang pohon tak mampu menahan beban air. Terutama saat memasuki musim penghujan.

"Jika menanggung beban air hujan berlebih, dahan bisa patah, terutama jika bagian batang bawahnya dan akar tidak kuat. Ini rentan terjadi pada pohon-pohon yang sudah berusia tua," ujar Arief kepada Merdeka Bandung, Jumat (6/11).

Adapun jenis pohon yang sudah berumur tersebut kata Arief diantaranya pohon angsana, mahoni, tanjung dan damar. Pohon-pohon ini memiliki diameter sekitar 1 meter.

Dia menyatakan, pohon-pohon yang sudah berumur tua tersebut sebagian besar berada di pusat kota yang lokasinya tersebar di sejumlah titik jalan di Kota Bandung, seperti Jalan Cipaganti, Cihampelas, Ganesha dan Riau.

Menurut Arief, saat ini ada sekitar 3,8 juta pohon yang ditanam di Kota Bandung. Pohon-pohon ini ditanam secara merata di seluruh wilayah di Kota Bandung.

Arief mengaku telah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi pohon tumbang. Petugas dari diskamtam secara rutin melakukan pengawasan terhadap pohon-pohon di Kota Bandung, terutama yang telah berumur. Selain itu pihaknya juga melakukan pemangkasan (pruning) untuk pohon-pohon bercabang banyak.

"Kita lakukan pemangkasan di titik-titik lokasi rawan, seperti Cipaganti, Sultan Agung. Nah kami kurangi bebannya dan kami pangkas ukuran pohonnya rata-rata menjadi 10 meter. Tujuannya untuk mengurangi beban air pada pohon," katanya.

Arif menambahkan, pihaknya juga meminta masyarakat untuk waspada potensi pohon tumbang. "Masyarakat agar tidak berteduh atau menyimpan kendaraan di bawah pohon. Apabila menemukan pohon yang mencurigakan (tumbang) segera melapor kepada kami," ujarnya menegaskan. [mtf]

Topik berita Terkait:
  1. Merdeka Bandung
  2. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini