KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ada 59 'jalur tikus', Mendagri sebut daerah perbatasan rapuh

Sabtu, 27 Februari 2016 03:02 Reporter : Irwanto
Tjahjo Kumolo. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku geram dengan kondisi daerah perbatasan yang terbilang rapuh. Pasalnya, lalu lintas orang secara ilegal masih terjadi melalui jalur tikus.

Tjahjo mengaku harus bolak-balik mengurus daerah perbatasan. Dari catatannya, ada sekitar 59 jalur tikus yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan.

"Banyak jalur tikus di sana, ada 59 jalur. Memang daerah perbatasan rapuh," ungkap Tjahjo di Palembang, Jumat (26/2).

Menurut dia, selain terkait wilayah negara, pengawasan daerah perbatasan sangat penting mengingat banyaknya isu serangan yang sedang beredar beberapa tahun terakhir. Seperti radikalisme, sekte-sekte membahayakan persatuan, dan penyelundupan narkoba.

"Siapa yang mengira ada Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara), tahu-tahu sudah menyebar," ujarnya.

Jalur tikus di daerah perbatasan juga sangat rentan terjadinya keluar masuk jaringan teroris. Apalagi, para pelaku tidak lagi fokus melakukan serangan di Syiria dan sekitarnya melainkan di dalam negeri yang diduga dikomandoi dari Nusakambangan.

"Catatan kita ada 59 anggota ISIS, 400 simpatisan yang sudah dicuci otak, dan sudah memasuki fase perlawanan. Itu harus dikontrol 24 jam, termasuk di daerah perbatasan," kata dia.

"Intelijen juga jangan kecolongan lagi," tutupnya. [ren]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.