Acara ini marak diadukan ke KPI

Kamis, 6 Februari 2014 07:01 Reporter : Dedi Rahmadi
Acara ini marak diadukan ke KPI
4. Tukang Bubur Naik Haji RCTI

Merdeka.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengeluarkan teguran tertulis untuk tayangan sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' yang tayang di RCTI. KPI menilai program ini telah dimanfaatkan pasangan Wiranto - Hary Tanoe untuk berkampanye.

"Tayangan itu disiarkan oleh stasiun RCTI pada tanggal 1 Februari 2014 dimulai pukul 20.02 WIB," demikian isi surat teguran KPI yang dikeluarkan di Jakarta, Rabu (5/2) dengan nomor K/KPI/02/14.

Pada episode tersebut ditayangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang telah dideklarasikan oleh partai Hanura, Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo (WIN-HT). keduanya datang dengan sepeda motor dan menyapa warga Kampung Duku yang sedang bergotong-royong.

"Saya ini Pak Win HT. Pak Wiranto dan Pak Hary Tanoe, yang biasa keliling-keliling begini melihat keadaan rakyat. Kalau kita di atas terus, nggak lihat keadaan rakyat sesungguhnya bagaimana," ujar Wiranto.

Kemudian dilanjutkan dengan ucapan Hary Tanoesoedibjo. "Kita baru saja ada bakti sosial juga, memberikan pelayanan kesehatan, korban banjir, jadi keliling-keliling terus."

"KPI menilai bahwa program siaran tersebut telah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi pemilik lembaga penyiaran bersangkutan dan atau kelompoknya. Jenis Pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan kepentingan publik," kata pihak KPI.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini