Abu Tours tunda berangkatkan 27 ribu jemaah, alasan dari pesawat sampai uang setoran

Kamis, 18 Januari 2018 14:05 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Abu Tours tunda berangkatkan 27 ribu jemaah, alasan dari pesawat sampai uang setoran Kantor Abu Tours di Makassar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Abu Tours, biro perjalanan umrah dan haji yang berpusat di Makassar dilaporkan ke Kementerian Agama usai berkali-kali menunda pemberangkatan 27 ribu calon jemaah umrah. Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel telah memanggil pihak Abu Tours untuk memberikan penjelasan soal penyebab penundaan tersebut.

Dalam pertemuan yang dihadiri Manager Distrik Abu Tours and Travel wilayah Timur Elan Suherlang, dan kepala kantor Kemenag Makassar, Maros serta Gowa. Kesimpulan pertemuan ini, kata Kakanwil Kemenag Sulsel Abdul Wahid Thahir, Abu Tours menjamin tidak akan ada calon jemaah umrah yang tidak diberangkatkan.

Kendala teknis hingga menyebabkan pemberangkatan 27 ribu calon jemaah tertunda lantaran ada masalah penerbangan ke luar negeri yang tidak hanya berimbas ke Abu Tours, tetapi juga banyak travel lain.

Kendala lain adalah karena calon jemaah yang minta penundaan karena belum cukup uang penyetoran, dan alasan lain seperti menunggu kerabatnya yang lain untuk siap berangkat.

"Kata pihak Abu Tours, dari 27 ribu lebih calon jemaah umrah itu sudah ada 10 ribuan yang telah diberangkatkan. Sisanya kurang lebih 16 ribu orang baru akan diberangkatkan secara bertahap mulai Februari nanti setelah mereka lakukan rescheduling. Ini yang akan kita awasi perkembangannya seperti apa. Jadi kita telah minta jadwalnya. Misalnya Februari berapa orang yang diberangkatkan, lalu Maret berapa orang. Tidak boleh ada yang tidak berangkat karena ini dana warga," kata Abdul Wahid Thahir kepada merdeka.com di Makassar, Kamis (18/1).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Abu Tours terkait persoalan penundaan pemberangkatan puluhan ribu calon jemaah umrah ini. Merdeka.com telah mencoba mengonfirmasi kepada owner Abu Tours Abu Hamzah dan Elan Suherlang, namun keduanya belum merespons. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini