Abtar, hinaan Quraisy ke Rasulullah bikin hati Khadijah tersayat

Senin, 29 Mei 2017 14:00 Reporter : Dedi Rahmadi
Abtar, hinaan Quraisy ke Rasulullah bikin hati Khadijah tersayat kaligrafi muhammad. ©2017 wallpaperislami.com

Merdeka.com -
Nabi Muhammad SAW melakukan dakwah terbuka membuat kaum Quraisy kalang kabut. Karena pengikut Rasulullah makin hari makin banyak.

Atas kegusaran tersebut, sekelompok pimpinan, bangsawan dan orang kaya dari Quraisy menghadap ke Abu Thalib, paman Rasulullah.

"Wahai Abu Thalib! Keponakanmu telah mencaci tuhan-tuhan kita, agama kita, buyarkan impian kita dan nenek moyang kita dianggap sesat," ujar pemimpin Quraisy.

"Pilihanmu cuma dua, mencegah keponakanmu menyebarkan Islam atau membiarkan kami menyelesaikan urusan dengan dia," tegasnya lagi.

Abu Thalib pun menemui mereka dan berjanji menyelesaikan urusan tersebut. Namun bukan berhenti, Rasulullah makin gencar berdakwah menyebarkan agama Allah SWT.

Kaum Quraisy pun mencoba menghentikan dakwah Rasulullah dengan menyebarkan berita bohong. Mulai dari sebutan dukun, orang gila, tukang sihir, pendusta hingga mandul atau Abtar (tidak bisa mempunyai keturunan).

Hinaan sebagai Abtar sampai ke telinga Khadijah, istri Rasullullah. Khajidah merasa julukan tersebut menyinggung dirinya yang tak mampu melahirkan lagi karena usianya sudah senja. Hati Khadijah seperti tersayat-sayat. Airmata Khadijah mengalir deras dari sela-sela kedua matanya.

Akhirnya turunlah surah Al Kautsar untuk meringankan kesedihan Khadijah.

(1) (2) (3)

Inna a'toina kalkautsar. Fasollilirobbika wanhar. Innasyaniaka huwal abtar

"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus." [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Kisah Nabi
  2. Jakarta
  3. Ramadan 2017
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini