9 Warga Aceh Timur Korban Gas Beracun Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 16 April 2021 10:38 Reporter : Ya'cob Billiocta
9 Warga Aceh Timur Korban Gas Beracun Masih Dirawat di Rumah Sakit Korban gas beracun di Aceh Timur. Antara

Merdeka.com - Sembilan korban gas beracun dari Sumur Alue Siwah (AS) 11 milik PT Medco EP Malaka masih dirawat di rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur Sahminan menuturkan, sebelumnya sebanyak 20 korban gas beracun dirawat. Kemudian 11 di antaranya diperbolehkan pulang karena sudah pulih.

"Masih ada sembilan korban dalam perawatan di sejumlah ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud, Aceh Timur," kata Sahminan di Idi, Kamis (15/4). Dikutip dari Antara.

Sahminan mengatakan para korban gas beracun tersebut dirawat di sejumlah ruang di RSHD Zubir Mahmud, antara lain di Ruang Penyakit Dalam Pria (RPDP), Ruang Penyakit Dalam Wanita (RPDW), Ruang Perawatan Anak (RPA) dan Ruang ICU.

"Rata-rata korban atau pasien gas beracun tersebut mengeluh nyeri di bagian perut, mual, muntah, batuk, demam dan susah bernapas. Namun, kini kondisi mereka berangsur baik," tutur Sahminan.

Sahminan menyebutkan pasien yang sudah dipulangkan kini diinapkan di sebuah hotel di Idi, termasuk seorang pasien yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan pasien yang dirawat di RSU Graha Bunda Idi.

"Pasien yang sudah diperbolehkan pulang, namun diinapkan sementara di hotel Idi tujuannya untuk memudahkan pemantauan perkembangan kesehatan mereka," kata Sahminan.

Sahminan menyebutkan pasien yang masih dalam perawatan itu antara lain Muhammad (19), Saiful Bahri (43), Hajidan, (33), Muhammad Nur (31), Mariana, (35), Sakdiah (60), LH berusia 5 tahun dan C berusia 10 tahun.

Sebelumnya, puluhan warga di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, tumbang akibat terhirup gas beracun yang berasal dari kegiatan pembakaran gas Sumur AS-11 PT Medco EP Malaka, Jumat (9/4) pagi.

Sebanyak 20 warga yang menjadi korban gas beracun itu dirawat di sejumlah sakit baik di Rumah Sakit Aceh Timur maupun Banda Aceh dan sebanyak 302 warga di desa itu terpaksa mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam danDesa Panton Rayeuk M, untuk menghindari keracunan gas. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Aceh
  3. Keracunan Gas
  4. Banda Aceh
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini