9 Tahun perdamaian, Zaini Abdullah masih tagih janji SBY

Jumat, 15 Agustus 2014 19:00 Reporter : Afif
9 Tahun perdamaian, Zaini Abdullah masih tagih janji SBY Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Ketua DPR Aceh Hasbi. ©2014 Merdeka.com/Afifudin Ical

Merdeka.com - Peringatan 9 tahun penandatangan MoU Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Indonesia di Finlandia dipusatkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Pada peringatan itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah masih menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sebentar lagi berakhir masa jabatannya.

Dalam pidatonya pada puncak peringatan 9 tahun perdamaian, Zaini Abdullah menagih janji untuk menyempurnakan Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) sesuai dengan MoU Helsiniki. Di antaranya MoU pasal 2.2 tentang pengadilan HAM, kemudian juga tentang pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) yang sampai sekarang belum diwujudkan oleh Pemerintah Pusat.

"Menepati janji itu penting bagi rakyat Aceh. Jadi kami meminta kepada bapak SBY untuk memenuhi seluruh turunan UUPA sesuai MoU Helsinki sebelum masa jabatannya berakhir," kata Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam sambutannya, Jumat (15/8) di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Zaini Abdullah kembali menggugah apa yang telah dijanjikan SBY pada 20 September 2013 saat acara pembukaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), di mana SBY saat itu berjanji akan menyelesaikan seluruh turunan UUPA sesuai MoU Helsinki yang belum tuntas.

"Ini juga sesuai dengan janji SBY waktu pembukaan PKA 6 dulu," tukas Zaini Abdullah.

Untuk mempercepat proses pemenuhan janji tersebut, Pemerintah Aceh telah menyurati Presiden SBY untuk meminta bertemu langsung membicarakan persoalan itu. Namun Zaini Abdullah mengaku sampai saat ini belum ada tanggapan dari SBY jadwal pertemuannya.

Kendati demikian, Zaini Abdullah yakin Presiden SBY akan memenuhi seluruh kewajiban Pemerintah Pusat untuk Aceh. Oleh karenanya ia meminta kepada seluruh rakyat Aceh untuk bersabar dan seluruh rakyat Aceh diminta untuk secara bersama-sama memberikan konstribusi yang konstruktif dan positif untuk pembangunan ekonomi rakyat Aceh. [mtf]

Topik berita Terkait:
  1. Aceh
  2. Gubernur Aceh
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini