9 Hotel di Sanur Disiapkan untuk Karantina Turis Asing, Total Kamar 270

Selasa, 12 Oktober 2021 13:01 Reporter : Moh. Kadafi
9 Hotel di Sanur Disiapkan untuk Karantina Turis Asing, Total Kamar 270 Pantai Dreamland Bali. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sebanyak 9 hotel dari bintang 5 hingga 3, disiapkan untuk karantina wisatawan mancanegara atau wisman yang akan datang ke Pulau Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar MA Dezire Mulyani mengatakan, untuk 9 hotel tersebut dipusatkan di wilayah Sanur, Denpasar, karena sebagai salah satu wilayah zona hijau.

"Untuk Denpasar semuanya di Sanur, ada 9 hotel. Ada bintang 5 dan 3 dan total keseluruhan kamarnya sekitar 270," kata Dezire, saat dihubungi Selasa (12/10).

Sementara, untuk daftar 9 hotel itu di antaranya adalah untuk hotel bintang 5 Hyatt Regency dan Maya Sanur, lalu untuk hotel bintang 4 ialah Hotel Prime Plaza Suites Sanur, Swiss-Belresort Watu Jimbar, Maison Aurelia, dan Hotel Sudamala. Kemudian untuk hotel bintang 3 adalah Hotel Griyan Santrian, Taksu Sanur Hotel, Tandjung Sari.

Kendati, begitu Dezire belum bisa menerangkan berapa tarif hotel tersebut selama 5 hari karantina bagi wisman. Tetapi, ia berharap hotel-hotel tersebut memasang tarif yang ekonomis atau standar bagi wisman yang menjalani karantina.

"Nah ini, bintangnya lain-lainnya tentu bervariasi angkanya tergantung hotelnya sendiri. Cuman yang jelas diarahkan agar online booking yang dilakukan oleh hotel dan harga rate hotelnya jangan berbeda. Karena, kalau di online jadi lebih murah kemudian di hotelnya jadi mahal. Itu, yang diatur harga di hotel dan (online) jadi sama," ungkapnya.

daftar hotel lokasi karantina wisman di denpasar
©2021 Merdeka.com/M Kadafi

"(Untuk tarif hotel) Saya mesti survei dulu. Sebetulnya jangan terlalu murah tapi disesuaikan dengan kondisi sebenarnya dan hotelnya juga jangan sampai merugi. Karena, mereka juga berkepentingan untuk survive. Hotelnya tentu mereka memakai harga yang sangat ekonomis, iya standarlah," tambahnya.

Sementara, untuk target berapa kunjungan wisman ke obyek wisata di daerah Denpasar, pihaknya belum bisa memprediksi. Namun, pihaknya berharap sepertiga kunjungan wisman ke Bali.

"Iya paling tidak sepertiga. Harapannya, sebanyak mungkin tapi kita belum tau yang dari negara-negara yang berkunjung ke Indonesia, masih ditentukan oleh pusat ada sekitar 6 negara saja. Dan wisatawannya kita belum tau juga yang akan kembali ke Bali berapa (banyak)," ujarnya.

"Karena juga, penentuan hotel-hotel yang akan sebagai tempat karantina itu ditentukan oleh wisatawannya, bukan kita. Tapi kita tetap berharap bahwa mendapatkan porsi terbesar," ujar Dezire.

Kemudian, untuk persiapan pembukaan penerbangan internasional, pihaknya mengikuti arahan dari Pemerintah Provinsi Bali serta tentu Pemerintah Pusat dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Secara umum, kami mengikuti arahan dari Provinsi jadi untuk penyiapan yang kami lakukan di Kota Denpasar menyangkut kesiapan hotel dan destinasi dan usaha pariwisata lainnya untuk bersertifikat CHSE. Kemudian, juga menerapkan aplikasi PeduliLindungi dan bekerjasama dengan Satgas Covid-19 untuk memantau protokol kesehatan di masyarakat dan juga tempat-tempat destinasi wisata," ujarnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini